Rekomendasi

Derita Azril, Bayi Kelainan Hati yang Butuh Bantuan

Senin, 14 Januari 2019 : 19.09
KARANGANYAR - Azril (17 bulan) hanya bisa tergolek lemas. Puteri pasangan Ngadiman dan Wahyuni, warga usun Sidorejo Rt 02/Rw 12, Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang ini, oleh dokter, ia didiagnosa menderita kelainan hati atau kolestasis.

Penyakit Azril diderita sejak lahir tapi baru diketahui umur 26 hari yang terlihat dari mulai perubahan kulit mata menguning. Satu satunya jalan Azril harus melakukan operasi cangkok hati.

Untuk biaya operasi, seluruhnya ditanggung oleh KIS. Namun kedua orang tua bayi ini, harus menanggung biaya operasional yang diperkirakan mencapai Rp70 juta lebih. Uang yang cukup besar tersebut, bagi Ngadiman dan iteri, cukup besar. Untuk itu, keluarga butuh bantuan para dermawan.

Anak saya Azril harus kontrol setiap 2 minggu sekali ke dokter Sardjito Jogjakarta dan membutuhkan biaya untuk kontrol dan beli obat yang tidak ditanggung oleh rumah sakit, karena kami menggunakan KIS," ujar Wahyuni, ibu Azril, Senin (14/01/2019).

Menurut Wahyuni, kelainan hati yang diderita oleh sang anak, diketahui saat berusia 26 hari. “Sejak saat itu, Azril selalu kontrol. Dengan segala keterbatasan saya berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk anak saya. Saya hanya bisa berusaha dan berdoa ditengah keterbatasan,” kata dia.

Kondisi Azril ini mengundang simpati dari sejumlah pihak, salah satunya komunitas pejuang sosial. Selama 1 bulan mereka melakukan penggalangan donasi untuk Azril. Hasil donasi yang terkumpul, baik berupa uang dan barang, sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Dengan kondisi ini kami berharap dermawan lain bisa membantu Azril. Bantuan bisa diserahkan langsung ke keluarga," ungkap koordinator aksi, Marfuah Dwi Nuryanti.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners