Rekomendasi

Heboh Tabloid Indonesia Barokah, Takmir Masjid Mengaku Tidak Pernah Melakukan Pemesanan

Sabtu, 26 Januari 2019 : 16.38
KARANGANYAR - Sejumlah Takmir Masjid di Karanganyar mengakui telah menerima Tabloid Indonesia Barokah yang berisi konten menjelekkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Salah takmir Masjid yang enggan disebutkan namanya, kepada hariankota.com, Sabtu (26/01/2019) mengaku terkejut dengan kiriman tiga eksemplar tabloid Indonesia barokah ini. Tabloid ini, menurutnya dikirim melalui kantor kepala desa dan diterima oleh Takmir Masjid.

“Beberapa waktu lalu kami menerima paket. Setelah kami buka, ternyata berisi Tabloid Indonesia Barokah sebanyak tiga eksemplar. Kami sendiri tidak pernah melakukan pemesanan. Daripada membuat resah, tabloid ini kami buang,” ujanya sambil wanti-wanti namanya tidak disebutkan.

Dia juga heran, pengirim mengetahui alamat masjid yang dia pimpin. “Saya juga heran mas, kok bias tahu alamat Masjid kami. Saya juga sempat menyakan kepada pengurus lain soal ini. Ternyata pengurus lain juga tidak tahu menahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Kerjo, Sutopo, kepada hariankota.com mengatakan, mereka menerima kiriman paket tabloid Indonesia Barokah sekitar satu minggu yang lalu. Menurut Sutopo, ada tiga masjid yang menerima tabloid tersebut.

“Untuk menjaga agar kondisi tetap kondusif, kami minta tabloid tersebut tidak diedarkan, karena akan membuat warga menjadi resah,” kata dia, Sabtu (26/01/2019).

Sejumlah Desa di Karanganyar diketahui telah menerima kiriman paket Tabloid ini dari kantor pos, masing-masing, Desa Dawung Kecamatan matesih, Desa Sumberejo, Kecamatan Kerjo, sejumlah desa di Kecamatan Karangpandan dan Colomadu.

Informasi yang dihimpun hariankota.com tabloid ini sudah dikirim ke masing-masing desa dan tinggal mengirimkan ke takmir Masjid sesuai dengan alamat penerima. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Tabloid Indonesia Barokah telah masuk ke Karanganyar.

Tabloid tersebut, dikirim melalui kantor pos dan dikirimkan melalui kantor desa sebelum akhirnya dikirmkan ke masing-masing Masjid.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Karanganyar Ikhsan Nur Isfiyanto mengatakan, peredaran tabloid tersebut sudah merata di Jateng. Untuk Karanganyar, menurut Ikhsan, tabloid itu mulai tiba di kantor pos, Sabtu (19/1/2019) lalu.

“Dari hasil Kami sudah koordinasi dengan Kantor Pos, pengiriman tabloid tersebut ditahan. Selanjutnya, kami masih menunggu petunjuk dari pusat dan provinsi. Sebab saat ini, temuan tabloid tersebut sedang dikaji Bawaslu RI dengan Dewan Pers," jelasnya, Sabtu (26/01/2019).

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Jumali

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners