Rekomendasi

Hujan Lebat Sambut Kehadiran Sandi di Sukoharjo

Sabtu, 12 Januari 2019 : 19.16
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Kembali sambangi warga Kabupaten Sukoharjo, Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Salahuddin Uno di sambut dengan antusias meski hujan lebat turun mengguyur lokasi acara di Desa Manang, Kecamatan Baki, Sabtu (12/1/2019).

Pantauan hariankota.com seribuan undangan terdiri warga desa setempat dan relawan terlihat menyesaki lokasi yang berada di lingkungan pabrik batik Y2K milik warga setempat bernama Sumadi.

Sesaat kedatangan Sandi, warga khususnya kaum perempuan saling berebut merangsek mendekat berlomba ingin berswafoto dengan pendamping Capres Prabowo Subianto ini.

Kedatangan Sandi disertai rombongan seolah menjadi obat bagi warga yang lama menunggu. Padatnya agenda kegiatan, Sandi baru hadir sekira pukul 16.00 WIB, molor dua jam dari jadwal yang telah ditentukan.

"Saya mengapresiasi warga dan relawan, meski keadaan hujan, namun tak menyurutkan semangatnya untuk menunggu. Hujan ini (adalah) berkah," kata Sandi ditengah kerumunan warga.

Pada kesempatan berdialog, Sandi banyak menangkap aspirasi yang disampaikan, diantaranya mengenai peluang dunia kerja bagi angkatan muda khususnya yang baru lulus dari perguruan tinggi.

"Ini merupakan salah satu visi misi Prabowo - Sandi yang akan menghadirkan link and match yaitu, menyambungkan dunia usaha, perguruan tinggi dan juga pemerintah untuk memfasilitasi mahasiswa agar di 18 bulan sebelum lulus bisa dikerjasamakan untuk magang kerja di perusahaan, baik swasta maupun BUMN atas fasilitasi pemerintah," jelasnya.

Sandi menyakini program link and match ini bisa menyesuaikan kebutuhan dunia usaha dan kesiapan para mahasiswa dalam memasuki dunia kerja setelah mereka nanti lulus.

"Ini merupakan salah satu upaya mengurangi pengangguran di Indonesia dimana angkanya dari angkatan kerja muda cukup tinggi. Selain itu dengan program ini juga untuk memastikan ketika nanti lulus, mereka telah memiliki skill," terangnya.

Saat ini meski ekonomi bertumbuh namun serapan tenaga kerja dari angkatan keeja muda masih rendah. Menurut Sandi berdasarkan pengecekannya, angka pengangguran di Indonesia dari angkatan kerja muda sekira 18 persen.

"Upaya kami untuk menurunkan angka itu, salah satunya kami akan fokus melalui pendidikan yang berkarakter agar siswa - siswa kita yang hebat - hebat ini, kedepan akan mendapatkan pekerjaan yang sesuai," tandasnya.

Di Kabupaten Sukoharjo, selain berdialog dengan warga di Desa Manang, Kecamatan Baki, Sandi juga bersilahturahmi dengan pengasuh Ponpes Al Mukmin Ngruki, di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, serta terakhir sebelum terbang kembali ke Jakarta, ia mengunjungi tempat pembuatan gamelan di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban. (Sapto)
Share this Article :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners