Rekomendasi

Ibunda Presiden Jadi Saksi Deklarasi Alumni Perguruan Tinggi Dukung Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 26 Januari 2019 : 14.38
Published by Hariankota
SOLO - Sehelai Samir (sejenis kain selendang-Red) dikalungkan Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sudjiatmi Notomiharjo kepada empat relawan mewakili para alumni perguruan tinggi pendukung Jokowi, dalam deklarasi komitmen dukungan di Graha Wisata Niaga, Sriwedari, Solo, Sabtu (26/1/2019).

Pantauan hariankota.com, dalam acara yang diikuti sekira seribu undangan ini, Sudjiatmi hadir bersama Wakil Ketua Tim Kampanye Nasioanal (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Jenderal TNI (purn) Moeldoko, Ustadz Yusuf Mansur dan Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung.

Senyum ramah pun terpancar dari wajah ibunda Presiden kala beberapa relawan menyeruak sambil memegang telepon genggam memanfaatkan kesempatan untuk sekedar berswafoto.

Penggagas acara yang juga Ketua relawan Jokowi Smart (JoSmart), Heri Sosiawan mengatakan, acara deklarasi dukungan para alumni perguruan tinggi ini didukung alumni dari 17 perguruan tinggi di Indonesia.

Diantaranya disebutkan Heri, alumni dari IPB, UNS, UKSW, Airlangga, UGM, UKSW, USAKTI serta beberapa nama perguruan tinggi lainnya yang hadir melalui perwakilan.

"Ini adalah deklarasi kedua para alumni perguruan tinggi pendukung Capres Cawapres nomor urut 01 yang solid akan blusukan berkampanye untuk memenangkan Jokowi dua periode. Dan semoga akan menggema ke seluruh Indonesia," ujarnya Heri.

Sementara pada kesempatan itu, Moeldoko yang didaulat memotivasi relawan mengatakan, dalam memilih Paslon Capres - Cawapres nomor urut 01 yang jauh lebih penting adalah, bagaimana membangun komunikasi untuk mempengaruhi orang lain diluar relawan pendukung itu sendiri.

"Merebut hati dan pikiran menjadi tujuan utama. Modalnya adalah berbicara untuk mempengaruhi, yang pertama adalah kepada orang serumah, kedua kepada saudara, dan terakhir kemudian baru kepada tetangga kanan - kiri," ucapnya.

Menurut Moeldoko, Negara Indonesia harus dipimpin oleh orang yang jelas, bukan yang sekedar coba - coba. Dalam hal ini, ada pada sosok Jokowi yang dikatakannya sudah banyak bekerja membangun berbagai bidang.

"Soal pembangunan infrastruktur ada yang bilang untuk apa sih membangun jalan tol. Kan hanya untuk pemilik mobil saja. Itu adalah pemikiran yang sesat," tegas Moeldoko.

Moeldoko menyakinkan, bahwa saat ini Jokowi sudah membuktikan kerjanya diantaranya adalah pemerataan pembangunan dalam sisi konektivitas dengan membangun berbagai jalan penghubung di daerah - daerah terpencil.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Bagya Komang

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More