Rekomendasi

Keren, Warga Perumahan Ini Olah Sampah Jadi Biogas dan Listrik

Jumat, 25 Januari 2019 : 13.14
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Selain dijadikan pupuk kompos, warga Perumahan KCVRI, Dusun Bulu, Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Karanganyar, juga mengolah sampah menjadi biogas.

Pengolahan sampah menjadi biogas itu dilakukan di salah satu lahan kosong yang telah dirubah menjadai taman bermain di lingkungan perumahan etempat. Awalnya, warga mengeluhkan persoalan samapah ini kepada Laila Istiana, anggota DPR RI saat melakukan kunjungan kerja beberapa waktu lalu.

“Saya mendapat keluhan dari warga soal teknologi tepat guna untuk mengolah sampah menjadi biogas. Persoalan ini kemudian saya sampaikan ke Dirjen Dikti. Dan ditindaklanjuti dengan pemberian bantuan teknologi tepat guna untuk mengolah sampah.

Ada dua lokasi yang menerima bantuan, yakni perumahan KCVRI dan Perumnas Palur yang berada di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten,” kata Laila Istiana, saat mendampingi bupati Karanganyar meresmikan penggunaan teknologi tepat guna tersebut, Jumat (25/01/2019).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, usai meresmikan pemanfaatan teknologi tepat guna pengolahan sampah menjadi biogas tersebut, kepada hariankota.com serta awak media lain, mengatakan, pengolahan sampah ini menjadi salah satu percontohan untuk menuntaskan persoalan sampah di Karanganyar.

Menurut bupati, pengolahan sampah dengan teknologi tepat guna ini, akan disempurnakan.

“Pengolahan sampah dengan teknoligi tepat guna ini, akan kita sempurnakan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sampah di Karanganyar. Artinya sampah harus diolah agar persoalan sampah yang selalu memicu konflik tidak terjadi di Karanganyar,” ujar bupati.

Sementara itu, Pramono, salah satu waraga KCVRI mengatakan, proses pengolahan sampah menjadi biogas, listrik dan pupuk cair tersebut, dimulai dari pengmmpulan sampah orhanik milik waraga.

Sampah tersebut, kemudian diolah mesin pencacah sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam bak penampungan. Dari bak penampungan ini, kemudian dipasang pipa untuk menyalurkan gas ke rumah warga.

“Sampah yang diolah ini, menghasilkan biogas, listrik dan pupuk cair. Gas yang dihasilkan, kemudian disalurkan ke rumah warga,” terangnya. Semakin banyak sampah, lanjutnya, maka semakin banyak menghasilkan gas dan listrik. Saat ini, Pramono menambahkan, baru dapat menjangkau 5 rumah warga.

“Jangkauan 25 rumah, tapi untuk sementara baru menjangkau aliri 5 rumah warga. Target kami, seluruh warga dapat menikmati gas dan listrik yang berasal dari olahan sampah ini,” pungkasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Genta Wahyu

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners