Rekomendasi

Konsumsi Narkotika Jenis Sabu, Buruh Penggilingan Padi Dicokok Polisi

Selasa, 22 Januari 2019 : 17.08
SUKOHARJO - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sukoharjo menggelandang dua tersangka pelaku pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap dari tempat dan waktu yang berbeda.

Tersangka pertama adalah seorang buruh penggilingan padi berinisial WW (47) warga Kayuapak, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Ia terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran ketahuan mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Kasatres Narkoba POlres Sukoharjo AKP AA Gede Oka, mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, saat rilis di Mapolres setempat, Selasa (22/1/2019) mengungkapkan penangkapan WW berawal dari informasi masyarakat.

"Dari informasi itu menyebutkan, tersangka pelaku pengguna sabu ini sering melakukan transaksi narkoba,” terangnya kepada hariankota.com dan awak media lainnya. Oleh anggota Satres Narkoba lantas dilakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah tersangka untuk melakukan penggeledahan.

Dan hasilnya, dalam penggeledahan pada Rabu (9/1/2019) lalu, ditemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 0,50 gram.

"Kepada petugas, WW mengaku, sabu didapat dengan membeli dari seseorang di wilayah Semanggi, Pasar Kliwon, Solo. Ia (WW) membeli sabu dengan cara mentransfer sejumlah uang, setelah itu sabu dikirim ke lokasi tertentu," ungkap Oka.

Saat diminta keterangannya terkait alasan mengkonsumsi sabu. Tersangka mengatakan untuk menambah stamina saat bekerja di tempat penggilingan padi.

Sedangkan untuk tersangka kedua dalam kasus yang sama, Oka menyampaikan, pihaknya menangkap seorang warga Desa Majasto, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo dengan inisial ES (35).

"Ia (ES) kami tangkap saat melakukan transaksi di Jalan KH Samanhudi, Jetis, Sukoharjo. Hanya saja, dalam penangkapan tersebut penjual sabu berhasil melarikan diri dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," terangnya.

Dalam penangkapan ES ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah klip plastik berisi narkoba jenis sabu. Seperti halnya WW, tersangka pengguna sabu pertama. ES mengaku membeli sabu untuk digunakan sendiri meski pernah juga menjualnya kembali.

Atas perbuatan kedua tersangka, berdasarkan fakta - fakta serta dikuatkan dengan barang bukti yang telah disita. Maka polisi menjerat keduanya dengan sangkaan melanggar pasal 114 (1) jo 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika golongan I.

"Ancamannya pidana bagi tersangka narkotika golongan I, penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," pungkas Oka.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Jumali

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners