Rekomendasi

Kunjungi Solo, Menperin Bersama Mensos Buka Diklat 3 In 1 Industri Garmen dan Alas Kaki Bagi Disabilitas

Kamis, 31 Januari 2019 : 18.52
Published by Hariankota
SOLO - Realisasikan kesepakatan untuk memacu kompetensi para penyandang disabilitas agar dapat bekerja di sektor industri, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dan Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita membuka program Diklat 3 in 1 (pelatihan, sertifikasi dan penempatan kerja) di kampus Akademi Tekstil dan Produk Industri Tekstil Kemenperin yang berada di Kota Solo, Kamis (31/1/2019).

Program yang disebutkan merupakan angkatan perdana di tahun 2019 ini, sedikitnya diikuti oleh 268 penyandang disabilitas meliputi, 204 disabilitas sensorik rungu wicara, 39 disabilitas fisik, dan 25 disabilitas intelektual.

"Diklat ini merupakan tindak lanjut dari implentasi nota kesepahaman yang kami tandatangani bersama Bapak Mensos akhir Desember 2018 lalu," kata Menperin didampingi Mensos.

Kepada hariankota.com dan awak media lainnya yang hadir dalam pembukaan diklat, Airlangga menjelaskan, Diklat 3 in 1 bagi penyandang disabilitas kali ini diarahkan pada sektor industri garmen dan alas kaki yang dilaksanakan secara in house di Balai Diklat Industri Kemenperin dan on site di perusahaan.

Dituturkan Airlangga, selama ini sektor industri tekstil dan alas kaki di Indonesia mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Baik itu melalui penerimaan devisa dari ekspor maupun penyerapan tenaga kerja yang jumlahnya cukup besar.

"Apalagi industri tekstil merupakan salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya dalam memasuki era industri 4.0," ujarnya.

Kinerja positif industri tekstil dan produk tekstil (TPT) ditunjukkan dari nilai ekspor yang menembus angka hingga USD 11,12 miliar pada Januari - Oktober 2018 atau naik 7,1 persen dari periode sebelumnya.

"Untuk itu, pada 2019 ini, diharapkan ekspor TPT bisa tembus USD 15 miliar.dan menyerap sebanyak 3,11 juta tenaga kerja," tandas Airlangga.

Sementara, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita menambahkan, program Diklat 3 in 1 adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam memenuhi hak para penyandang disabilitas.

"Ini harus dimanfaatkan sebaik - baiknya bagi penyandang disabilitas agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Selain itu, bisa menjadi contoh dan motivasi bagi penyandang disanilitas lainnya," pungkas Mensos.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners