Rekomendasi

Mayat Membusuk di Dasar Jurang Sungai Gegerkan Warga Desa

Senin, 07 Januari 2019 : 18.04
Mayat Membusuk Di Dasar Jurang Sungai Gegerkan Warga Desa (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
BOYOLALI - Sesosok mayat perempuan lanjut usia yang ditemukan sudah membusuk dievakuasi anggota Polres Boyolali dari dasar jurang sungai bertebing terjal di Dukuh Randurejo, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Senin (7/1/2019) sekira pukul 13.00 WIB.

Temuan mayat menggegerkan ini, oleh salah satu warga setempat, Joko Wahono (39) saat ditemui hariankota.com dilokasi mengatakan, kali pertama dirinya mendapat laporan dari seorang pemburu burung yang membawa senapan angin.

"Tadi ada penembak burung tergopoh - gopoh dan kebetulan bertemu dengan saya. Dia menyampaikan melihat sesosok mayat di dasar jurang sungai diantara semak – semak pohon bambu," kata Joko yang mengaku tinggal tak jauh dari lokasi temuan mayat.

Dari laporan pemburu burung tersebut, Joko ditemani beberapa warga, kemudian mendatangi lokasi temuan guna mengecek kebenarannya. Dan benar, mayat yang sudah membusuk ini disekitarnya sudah banyak lalat dan belatung. Diperkirakan sudah meninggal beberapa hari dan tertutup lumpur sungai.

Tak berselang lama, anggota polisi dari Polsek Mojosongo, Polres Boyolali dan Satreskrim Polres Boyolali mendatangi lokasi temuan mayat dan langsung melakukan olah tempat kejadian sebelum mengevakuasi.

Kepada awak media usai evakuasi, Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto mengatakan, ada kemungkinan, mayat yang kondisi wajahnya sudah sulit dikenali ini adalah sesorang nenek bernama Ratmikem (80) warga Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh anggota keluarganya.

"Keluarga yang melapor ini menyebutkan bahwa sang nenek kesehariannya pergi ke sawah dengan melewati tebing sungai ini karena satu jalur dengan rumah tinggalnya. Namun sejak seminggu lalu belum pulang," kata Willy.

Kuat dugaan, korban meninggal karena jatuh terpeleset saat berjalan menyusuri tebing sungai yang curam hingga terbawa arus. Hal ini menurut Willy, dimungkinkan karena saat ini sering turun deras hingga menyebabkan air sungai meluap.

"Tadi ada pihak keluarga datang melihat, namun karena kondisi wajah mayat sudah rusak serta pakaian yang dikenakan berupa kain jarit dan kebaya juga sangat kotor bercampur lumpur sungai, maka masih kesulitan mengidentifikasi. Untuk itu, ini (mayat -Red) kami bawa RSUD Pandanarang dulu agar dibersihkan, siapa tahu nanti keluarganya bisa mengenali," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Viral

Loading...

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners