Rekomendasi

MCW Soroti Minimnya Transparansi Dana Kampanye Partai Politik

Rabu, 30 Januari 2019 : 22.33
KOTA MALANG - Malang Corruption Watch (MCW) menyoroti minimnya transparansi dana kampanye partai politik (parpol) di Kota Malang, yang telah disetorkan ke KPU Kota Malang sebagaimana peraturan KPU Nomor 24 tahun 2018.

Badan Pekerja MCW Intan Dita mengatakan dari kajian MCW, hanya menemukan satu parpol yang melaporkan dana awal kampanye yakni PDI Perjuangan.

"Kalau PDIP dana kampanye awalnya ada Rp 63 juta tapi tidak sinkron dengan LPSDK (Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye). Kalau yang terbesar LPSDK-nya itu PKB ada sekitar Rp 306 juta," ujar Intan Dita, ditemui hariankota.com, Rabu (30/1/2019).

Menariknya dari dana sumber kampanye yang ditemukan terhadap parpol - parpol, 70 persennya berasal dari para calon legislatif (Caleg) sedangkan sisanya 30 persen berasal dari parpol.

Sumbangan dari caleg ini menurut Intan didominasi berupa sumbangan jasa dengan persentase 67 persen, 22 persen berupa uang, dan 11 persen berupa barang.

"Tapi kita menyayangkan dana jasa itu berupa apa. Sumber sumbangan dana parpol juga tidak menyertakan penyumbang yang jelas dan detail," terangnya. Oleh karena itu pihaknya meminta KPU Kota Malang untuk bertindak tegas parpol yang tidak menyerahkan laporan dana kampanye awal.

"Kalau dari peraturannya kan bisa digugurkan dalam kepesertaan pemilu bila tidak menyetorkan dana laporan kampanye," bebernya. MCW juga mendorong KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang untuk menelusuri, mengawasi, dan membuka laporan dana kampanye yang telah disampaikan parpol.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Bagya Komang

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners