Rekomendasi

Penjual Jam Tangan Kuras Uang di ATM

Rabu, 09 Januari 2019 : 22.04
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Kepolisian sector (Polsek) Jaten, menangkap SA (49) warga Gedongtengen, Jogjakarta, pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan modus ganjal kartu, di area SPBU Desa Dagen, Kecamatan Jaten.

Unit Reskrim Polsek Jaten mengamankan SA, setelah menerima laporan dari korban yang bernama Sriyatun, warga Kragilan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi dalam ungkap kasus yang digelar di Mapolres setempat, Rabu (09/01/2019), kepada hariankota.com serta awak media lain, mengatakan, aksi pembobolan ATM ini bermula ketika korban bermaksud mengambil uang kiriman dari anaknya yang bekerja di Batam, sebesar Rp2 juta melalui ATM yang berada di area SPBU Desa Dagen, kecamatan Jaten.

Sesampainya di ATM Bank BRI, korban langsung memasukkan kartu ke dalam mesin. Namun, kartu tersebut, tidak bisa masuk dan tidak bisa keluar. Korban lantas menghubungi stiker call center yang ada di ATM.

Tidak berselang lama, tersangka SA datang yang menyamar sebagai petugas Bank dan meminta nomer PIN ATM korban. Saat itu, pelaku mengatakan, jika ATM korban telah diblokir.

Keesokan harinya, korban mendatangi kantor unit BRI dan akan mengambil uang. Namun korban terkejut, karena uang Rp2 juta dalam rekeningnya sudah tidak ada lagi. Korban langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Jaten.

“Menerima laporan ini, Unit Reskrim Polsek Jaten, langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka berikut sejumlah barang bukti. Modus yang digunakan tersanka ini, dengan mengganjal kartu ATM korban dan menyamar sebagai petugas dari Bank,” ujar Kapolres, Rabu (09/01/2019).

Untuk mengembangkan kasus ini, lanjut Kapolres, SA diamankan di Mapolres Karanganyar. SA dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.

Sementara itu, SA yang sehari-hari belerja sebagai penjual jam tangan tersebut, kepada awak media mengaku belajar membobol ATM dengan cara mengganjal kartu dari Youtube. Menurutnya, dia baru sekali menjalankan aksinya tersebut dan langsung tertangkap.

“Saya belajar dari Youtube. Stiker juga saya cetak sendiri dan saya tempel di ATM. Korban menghubungi nomer yang saya tempel di ATM. Korban percaya dan menyerahkan nomer PIN ATM nya. Setelah korban pergi, saya langsung mengambil uang milik korban,” akunya.

Jurnalis; Iwan Iswanda
Editor; Gunadi

Share this Article :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners