Rekomendasi

Rekontruksi Pembunuhan Orang Gila, Pelaku Terancam 15 Tahun Kurungan Penjara

Rabu, 16 Januari 2019 : 16.33
Published by Hariankota
BOYOLALI - Penyidik Satreskrim Polres Boyolali menggelar rekontruksi kasus pembunuhan yang dilatari emosi sesaat hanya karena tersangka pelaku jengkel dengan kelakuan korban yang diketahui menggalami gangguan jiwa berulangkali meminta rokok.

Dalam rekontruksi yang digelar di lokasi kejadian di trotoar jalan Pandanarang, tepatnya Kampung Pambraman, RT 01/RW 06 Kelurahan Banaran, Kecamatan / Kabupaten Boyolali, Rabu (16/1/2019).

Tersangka Angga Anggara (29) warga Sidodadi RT 03/ RW 09, Kelurahan Banaran, Kecamatan / Kabupaten Boyolali, dihadirkan memperagakan 13 adegan.

Data yang didapat hariankota.com dari rekontruksi, kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu 15 Desember 2018 lalu, diawali saat tersangka pelaku sekira pukul 01.30 WIB, sepulang kerja melintas di tempat kejadian dipanggil korban bernama Arifin (33), warga Desa Selodoko, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, bermaksud meminta rokok.

Oleh tersangka permintaan itu dipenuhi tak hanya sebatang. Dalam adegan rekontruksi terungkap, setelah diberi sebatang rokok yang belum habis diisap, korban ternyata meminta lebih. Dia meminta seluruh sisa rokok dalam bungkus milik tersangka, dan juga masih minta uang sebesar Rp 10 ribu.

Jengkel dengan kelakuan korban, tersangka yang tersulut emosi kemudian menghunus pisau dari balik saku celananya. Pisau terbungkus kertas tersebut selalu dibawa tersangka tiap pulang dari tempat kerja disebuah warung sate yang berada di Pasar Sunggingan, Boyolali.

Sambil memaki, tersangka yang tersulut emosi lantas menusukkan pisau ke perut korban hingga ususnya terburai keluar hingga akhirnya meninggal dunia ditempat kejadian.

Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto diwakili KBO Kaur Bin Ops, Iptu Mulyanto kepada awak media usai rekontruksi mengatakan, kasus ini merupakan tindak pidana pembunuhan yang tidak direncanakan.

"Dari rekontruksi ini, jadi nanti akan memudahkan dalam persidangan mendasarkan dari adegan - adegan rekontruksi yang diperagakan pelaku," katanya.

Atas perbuatannya, tersangka disebutkan Mulyanto dijerat pasal 338 KUHP tentang dugaan menghilangkan nyawa orang lain dengan sengaja dan ancamannya kurungan penjara selama - lamanya 15 tahun.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More