Rekomendasi

Usai Pesta Miras, Aniaya Teman Sendiri Hingga Tewas

Selasa, 29 Januari 2019 : 17.06
KARANGANYAR - Dinilai sok jagoan dan sering menantang untuk berkelahi, Loviga Sembiring Meliala dianiaya hingga tewas. Loviga meregang nyawa, sesaat setelah tiba di rumah sakit Moewardi Solo.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, kepada hariankota.com serta awak media lain, dalam ungkap kasus, Selasa (29/01/2019) mengatakan, aksi penganiyaan ini dilakukan oleh 7 orang, masing-masing Ivan Yoga Destama, Hendri Purbo Kusumo, Sidiq Winarko, Wahyu Mulyono, Nanang Adi Saputro, Fauzi Diki Pratama, Tri Sutrisnoserta Ferry Surya Perdana.

Ke tujuh pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini, diamankan di Mapolres Karanganyar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.dari tanagan tersangka diamankan barang bukti, balok kayu, batu bata, botl minuman keras.

Menurut Kapolres, aksi penganiyaan berujung maut ini, bermula, ketika ketujuh pelaku sedang menggelar pesta minuman keras di rumah Sidiq yang berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo.

Tidak lama kemudian, Loviga bersama rekannya yang bernama Samuel ikut bergabung. Namun saat pesta miras tersebut, Samuel, yang merupakan rekan Loviga, menantang untuk berkelahi, namun tantangan Samuel ini tidak dilayani ketujuh tersangka.

Akhirnya Loviga dan Samuel pulang. Namun sebelum pulang, salah satu tersangka, Ivan Yoga Destama, memukul Samuel, namun mengenai kepala bagian belakang Loviga. Perkelahian ini, juga dapat dilarang tersangka lain.

Karena masih dalam kondisi pengaruh minuman keras, atas iniiatif Hendri Purbo Kusumo, akhirnya mereka mendatangi rumah Samuel. Sesampainya di rumah Samuel, mereka justru menjemput Loviga dan langsung membawanya ke salah satu tempat. Selama perjalanan, para tersangka lain mengikuti dari belakang.

Sesampainya di jembatan sungai Supit, tiba-tiba tersangka Ivan Yoga Destama, mengambil botol minuman keras dan memukulkannya ke bagian belakang kepala Loviga. Korban berlari kearah sungai.

“Para tersangka kemudian mencari korban dan menemukannya sedang tidur terlentang di atas batu. Karena menganggap tidak terjadi apa-apa, para tersangka langsung meninggalkan korban sendirian,” terang Kapolres.

Tidak lama kemudian, para tersangka ini, lanjut Kapolres, kembali ke lokasi untuk melihat kondisi korban. Saat melihat korban, para tersangka terkejut, karena korban dalam kondisi sekarat. Akhirnya para tersangka membawa korban ke Puskesmas Gondangrejo.

“Saat dibawa ke Puskesmas, korabn sudah kritis. Korban selanjutnya dirujuk ke rumah sakit Moewardi. Namun belum sempat menjalani perawatan, korban meninggal dunia,” lanjut Kapolres.

Untuk mengelabui petugas, masih menurut Kapolres, para tersangka melapor ke Polsek Gondangrejo, jika mereka baru saja menemukan mayat korban kecelakaan. Menerima laporan tersebut, Polsek Gondangrejo, menuju ke lokasi dan menemukan sejumlah kejanggalan.

Dari hasil keterangan, ternyata para tersangka ini telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Atas perbuuatannya, Ivan yang meupakan pelaku utama dijerat dengan pasal 353 ayat 3 KUHP dengan ancaman Sembilan tahun penjara, sedangkan enam tersangka lain, dijerat dengan pasal 353 ayat 3 KUHP jo pasal 56 KUHP,” tandas Kapolres.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners