Rekomendasi

Wah, Nama Ibunda Presiden Jokowi Diabadikan di Ponpes Kholifatullah Singo Ludro

Selasa, 08 Januari 2019 : 19.53
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan gedung baru di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro di Dukuh Mojo RT.01/RW.04 Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (8/1/2019) sore.

Gedung baru berlantai tiga bercat hijau, oleh pengasuh ponpes sengaja diberi nama Gedung Hajjah Sudjiatmmi Notomiharjo yang merupakan nama Ibunda Presiden Jokowi sebagai bentuk penghormatan atas kepeduliannya terhadap keberadaan ponpes selama ini.

Didampingi Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukito, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya dan beberapa pejabat lainnya, Ibunda Presiden menandai peresmian dengan menggunting untaian bunga.

Tak banyak kata yang disampaikan Sudjiatmi selain senyum dan ucapan terima kasih yang ia berikan usai meninjau kedalam gedung yang pengelolaannya dibawah Yayasan Bani Agung Syuhada (YBAS) sekaligus juga penggelola ponpes.

Kepada hariankota.com Ketua YBAS Hj Lilis Fatimah, istri mendiang Agung Syuhada pendiri ponpes mengatakan, penamaan gedung Hj Sudjiatmi Notomiharjo merupakan cara ponpes menghargai kepedulian keluarga Presiden Jokowi khususnya sang ibunda terhadap kelangsungan kegiatan ponpes pasca meninggalnya Agung Syuhada 2017 lalu.

"Sebagai seorang istri, jujur saja saya sempat down ketika suami sekaligus pendiri ponpes meninggal. Saya berpikir, bagaimana nanti kelangsungan belajar anak - anak ini kedepan," tuturnya.

Dari besarnya perhatian ibunda Presiden inilah akhirnya Lilis dibantu anak dan menantunya bangkit sehingga kegiatan ponpes tetap berjalan, bahkan jumlah santrinya juga bertambah.

"Saya masih ingat wejangan ibu Sudjiatmi yang membesarkan hati, bahwa saya tidak sendiri dalam meneruskan kelangsungan kegiatan ponpes. Akan banyak yang membantu. Dan itu dibuktikan beliau melalui utusannya yang selalu datang menyampaikan bantuan. Meski tidak besar tapi bagi kami supportnya luar biasa," katanya.

Sesuai perencanaan, gedung baru tersebut disenutkan Lilis peruntukannya, lantai dasar difungsikan untuk laboratorium sedangkan lantai diatasnya digunakan menampung sekira 60 santri laki - laki yang saat ini masih berdesak - desakan di gedung lama.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More