Rekomendasi

Barisan Kursi Kosong Saat Paripurna DPRD, Bupati Karanganyar 'Ogah' Sampaikan Pandangan Akhir 6 Raperda

Rabu, 06 Februari 2019 : 17.47
KARANGANYAR - Suasana Rapat Paripurna istimewa, masa sidang ke II penyampaian pendapat akhir fraksi, serta penandatanganan persetujuan bersama dan penyampaian pendapat akhir bupati terhadap enam rancangan peraturan daerah (Raperda) di ruang paripurna DPRD Karanganyar, Rabu (06/02/2019), sejumlah kursi terlihat kosong.

Tidak ada keterangan resmi terkait ketidak hadiran sejumlah anggota DPRD ini. Ketua DPRD Karanganyar, saat membuka sidang, mengatakan, dari 45 anggota DPRD, hanya dihadiri oleh 35 orang, sedangkan 10 anggota lainnya tidak hadir.

"Paripurna tetap quorum, karena telah dihadiri dua pertiga anggota," kata Sumanto saat membuka rapat paripurna, Rabu (06/02/2019).

Jalannya rapat paripurna juga berlangsung singkat. Pandangan fraksi yang sehurusnya dibacakan, atas kesepakatan seluruh anggota yang hadir, tidak dibacakan. Masing-masing fraksi hanya mengumpulkan pandangan fraksi ke meja pimpinan.

"Tiga panitia khusus telah melakukan pembahasan terhadap masing-masing raperda dan telah dilakukan sinkronisasi. Terhadap kesimpulan panitia khusus ini, apakah disepakati untuk tidak dibacakan? Demikian halnya dengan tanggapan fraksi, apakah disepakati untuk tidak dibacakan," ujar Sumanto.

Tawaran tersebut langsung dijawab setuju oleh para nggota DPRD yang hadir. Seakan tidak mau kalah dengan para anggota dewan, bupati Karanganyar juga memilih untuk tidak membacakan pendapat akhir terkait enam Raperda ini.

"Atas ijin ketua dewan, setujukah anda pendapat akhir bupati tidak dibacakan," tanya bupati. Lagi-lagi pernyataan bupati ini para wakil rakyat ini mengatakan setuju.

Sebelumnya, Pemkab Karanganyar, mengajukan enam Raperda kepada DPRD Karanganyar. Enam Raperda tersebut diantaranya;
  1. Raperda tentang Barang Milik Daerah;
  2. Raperda tentang Pengelolaan dan Pelestarian Cagar Budaya;
  3. Raperda tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji;
  4. Raperda tentang Pengendalian Penduduk dan Penyelenggaraan Keluarga Berencana;
  5. Raperda tentang Tuntutan Ganti Kerugian Daerah;
  6. Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.
Ketidak hadiran sejumlah anggota dewan ini mendapat tanggapan dari Masyarakat Handarbeni Karanganyar (Mahaka). Koordinator Mahaka, Kiswadi Agus menyesalkan ketidak hadiran para anggota DPRD ini.

"Patut kita sayangkan ketidak hadiran mereka. Saya melihat, bukan kali ini saja sejumlah anggota tidak hadir dalam rapat. Ini terjadi berulang kali," tegasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners