Rekomendasi

Bermanfaat, DPRD DIY Ajak Masyarakat Ikut Program Buat Sertifikat Tanah

Minggu, 10 Februari 2019 : 16.02
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Diera kepemimpinan Joko Widodo, proses pembuatan sertifikat tanah menjadi perhatian serius. Sebab, adanya sertifikatitu menjadi bukti hukum kepemilikan tanah.

Pemerintah sudah meluncurkan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Banyak masyarakat sangat terbantu dengan program itu untuk mendapatkan sertifikat tanah.

"Ada PTSL ini sangat bermanfaat bagi masyarakat luas untuk mendapatkan sertifikat tanah," kata Wajiran, Kepala Desa (Lurah) Desa Srimulyo, Piyungan, Bantul.

Hal itu disampaikan saat beraudensi dengan Ketua DPRD DIY, Youke Indra Agung Laksana, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Suprayitno dan sejumlah pihak di DPRD DIY, Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Masalah utama administrasi, kata Wajiran, bagaimana masyarakt dapat terlayani dengan baik untuk mendapatkan sertifikat. Sejak dahulu, masalah ini cukup sulit karena untuk mendapatkan cuplikan data tanah ada di pemerintah desa dalam buku induk.

"Sebagai pamong desa, jika dalam hatinya ingin mendapatkan sesuatu, adanya PTSL ini harus benar-benar dihilangkan keinginan mendapatkan sesuatu itu," urainya.

Sehingga, kata dia, pamong desa harus benar-benar memiliki semangat membantu masyarakat dalam mendapatkan sertifikat tanah, tanpa harus meminta 'imbalan'. Tak heran, adanya program pembuatan sertifikat gratis itu sangat membantu masyarakat luas.

Wajiran menceritakan, sebanyak 1.000 bidang tanah dapat diselesaikan dalam waktu empat bulan pada tahun 2017 lalu. Tahun 2018 kemarin, pihaknya menarget 10.000 bidang tanah diselesaikan dengan munculnya sertifikat.

"Tahun 2018 kemarin baru 8.180 bidang tanah yang selesai, sisanya belum bisa diselesaikan karena syarat-syaratnya masih belum komplit," katanya. Ia optimis penyelesaian yang tersisa ada sekira 2.000 bidang tanah akan diselesaikan tahun ini. Ditarget hingga pertengahan tahun 2019 ini bisa terselesaikan dengan baik.

Selama ini, yang menjadi kendala bagaimana memberi kesadaran pada masyarakat, bahwa tanah belum memiliki kekuatan hukum (legalitas), jika tidak ada bukti buku sertifikat tanah.

"Selama ini, biaya membuatan sertifikat kan mahal. Sekarang ada PTSL ini biayanya hanya Rp150 ribu, berapapun luas bidang tanah. Ini masyarakat sangat terbantu, senang sekali," katanya.

Ketua DPRD DIY Youke mengapresiasi langkah yang ditempuh kepala desa dalam upaya membantu masyarakat mendapatkan hak atas tanah miliknya. Ia menyampaikan program itu merupakan langkah kongrit pemerintah pusat dalam membantu masyarakat.

"Program dari pusat itu sejalan dengan apa yang Gubernur DIY inginkan atas masyarakat mudah dan murah dalam mendapatkan sertifikat," katanya.

Politisi PDI Perjuangan DIY ini mendorong Pemda DIY agar program-program pro rakyat yang sudah dilakukan terus ditingkatkan. Youke juga berharap pamong-pamong desa di DIY bekerja optimal dalam memberi pelayanan bagi masyarakat.

Jurnalis: Prabowo
Editor: Gunadi

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners