Rekomendasi

DPRD DIY Genjot Kualitas ASN & Kesejahteran Guru DIY Ditingkatkan

Jumat, 15 Februari 2019 : 22.26
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Badan Kepegawaian Daerah(BKD) dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) bersama DPRD DIY berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan Aparatus Sipil Negara (ASN) serta guru.

"Kami bersama Pemda, komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan ASN dan guru. Tentu, harus disesuaikan kemampuan APBD DIY," kata Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, Jum'at (15/2/2019).

Hal itu disampaikan dalam forum diskusi bertema Peningkatan Kesejahteraan dan Kualitas ASN dan Guru di DPRD DIY, Jalan Malioboro, Yogyakarta. Hadir dalam kesempatan itu perwakilan para guru serta ASN Pemda DIY.

Berdasarkan data BKD DIY, Eko menyebutkan, jumlah PNS Pemda DIY total 11.682 pada tahun 2018. Rinciannya, 7.355 berijazah S1. S2 sejumlah 941 orang. Sarjana muda 135 orang. Yang berijazah D3 ada 580 orang. D1 dan D2 195 orang.

"Lulusan SMA 2.024 orang. Sebanyak 230 orang lulusan SLTP dan masih ada 138 orang lulusan SD. Kita apresiasi kerja keras Pemda tingkatkan kualitas ASN. Kita harapkan kedepan bisa lebih baik lagi," katanya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas ASN terlebih lagi bagi para guru, Komisi A DPRD DIY berkomitmen mendukung Pemda DIY memberikan beasiswa bagi para guru. Sebagai gambaran, saat ini terdapat 85 ASN Pemda DIY memperoleh beasiswa melanjutkan jenjang pendidikan dari SMA ke S1.

"Sebenarnya beasiswa S3 sudah ada tetapi belum banyak yang ambil," katanya. Untuk itu, dia mendukung kualitas guru juga perlu ditingkatkan melalui kursus maupun pemberian beasiswa dari S1 ke S2 sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Memang, beban untuk kuliah lagi cukup berat, ibarat berada di kawah candradimuka, namun apabila sudah S2 maka kenaikan karier berikutnya relatif mudah.

Hanya saja dia berpesan, pemberian beasiswa bagi guru dan pegawai Pemda itu jangan mepet pensiun, misalnya setahun jelang pensiun. BKD DIY juga memiliki program kewirausahaan untuk mereka yang siap memasuki masa pensiun.

Komisi A juga mendukung langkah Pemda DIY memberikan peningkatan kesejahteraan bagi guru non-PNS melalui kenaikan jumlah insentif.

Tidak lupa, dia juga berpesan agar para guru memberikan pendidikan budi pekerti yang baik ke anak didik dalam upaya melahirkan generasi muda sebagai pelopor Pancasila serta tidak terlihat tindakan kriminal apapun.

Mulyati Yuni Praptiwi dari Disdikpora DIY mengatakan banyak guru PNS pensiun. Rekrutmen merupakan cara sekaligus kesempatan untuk menjawab kekurangan tenaga kependidikan itu.

Dia juga menyampaiakn saat ini insentif untuk guru dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) naik sebesar Rp 200 ribu. Tahun ini, GTT dengan SK Kepala Dinas menerima insentif sebesar Rp 1,2 juta, SK Kepala Sekolah Rp 1 juta dan GTY (Guru Tetap Yayasan) Rp 400 ribu.

"Kenaikan anggaran insentif hampir Rp 20 miliar, berkat dukungan anggota dewan," katanya.

Eko Suwanto menambahkan bahwa pada tahun 2020 diusulkan insentif naik lagi untuk GTT/PTT SK Kepala Dinas naik dari Rp. 1.2 juta menjadi Rp 1,4 juta, GTT/PTT SK Kepala Sekolah/Komite dari Rp. 1 juta menjadi Rp 1,2 juta dan GTY/PTY naik dari Rp 400 ribu menjadi Rp 500 ribu. Serta GTT/PTT K2 sesuai UMP dan jenjang pendidikan.

"Kita apresiasi Pemda merespon baik usulan kita dan para guru dengan kenaikan instentif bagi guru ASN maupun GTT/PTT dan GTY/PTY. Kita akan terus kawal agar kebijakan ini konsisten dan mengalami kenaikan saat dibahas melalui APBD 2020", ujar Eko Suwanto yang maju kembali sebagai Caleg DPRD DIY dapil Kota Yogyajarta.

Di hadapan para guru dari sejumlah sekolah, Poniran dari BKD DIY menyampaikan paparannya mengenai peningkatan kualitas dan pengembangan karier pegawai. "Berbicara guru maka berurisan dengan ASN, sekaligus hal ini sesuai dengan Visi Misi Gubernur DIY 2017-2022," katanya.

Mengenai beasiswa ASN dia mengatakan sudah dimulai 2015. Untuk jenjang S1 selama empat tahun dengan biaya rata-rata per semester Rp 10 juta. "Luar biasa. Beasiswa Ini dorongan dari DPRD," katanya.

Jurnalis: Prabowo
Editor: Rahuyu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More