Rekomendasi

Harga Cabai Turun Drastis, Petani Menangis

Minggu, 17 Februari 2019 : 14.36
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Harga cabai merah besar ditingkat petani mengalami penurunan yag cukup tajam. Sebelumnya, harga cabai di tingkatan petani, Rp20.000 per kilogram, bahkan sampai Rp40.000 per kilogram.

Saat ini hanya Rp5000 per kilogram. Para petani mengaku menjual hasil panennya kepada pengepul yang berasal dari Sragen. Darmadi, salah satu petai cabai warga Desa Buntar, Kecamatan Mojogedang, kepada hariankota.com mengaku tidak mengetahui penyebab turunnya harga cabai merah besar ini ditingkat petani.

“Harganya turun drastis mas. Padahal harga tahun sebelumnya cukup tinggi. Penurunan harga cabai ini, praktis tidak dapat menutup biaya produksi,” ujarnya, Minggu (17/02/2019).

Darmadi menjelaskan, lahan miliknya seluas 2000 meter persegi seluruhnya ditanam cabai. Total biaya produksi yang dikeluarkan mencapai Rp10 juta, yang meliputi untuk pembelian bibit, plasti dan biaya perawatan.

Biaya tersebut, lanjutnya belum termasuk untuk membayar tenaga kerja. Lahan seluas 2000 meter persegi tersebut, jelasnya, dapat menghasilkan 3 ton cabai. Jika hasilnya dikalikan Rp5000, hasil yang diperoleh Rp15 juta.

“Kita tetap merugi mas. Balik modal saja sudah untung. Kalau pun ada kelebihan, paling hanya sedikit. Padahal kita harus menunggu hingga tiga bulan,” ungkapnya. Hal yang sama dikeluhkan petani lainnya, Nur Ismail. Dia mengaku kecewa dengan harga jual cabai yang mengalami penurunan yang cukup tajam.

“Biaya perawatan untuk menanam cukup tinggi.Seminggu pengobatan dua kali. Padahal, harga obat baru saja naik. Saya menanam cabai sejak lima tahun lalu, selama ini kami hanya menjual ke pengepul,” ujarnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More