Rekomendasi

Hujan Bukan Halangan, Kirab Kebangsaan Haul Ke-9 Gus Dur Tetap Berjalan Meriah

Sabtu, 23 Februari 2019 : 17.43
Published by Hariankota
SOLO - Ditengah guyuran hujan, ribuan peserta kirab kebangsaan dalam rangka Haul ke-9 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, tak surut semangat berjalan kaki sekira 2 kilometer dari kawasan Stadion Manahan hingga finish di kawasan Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (23/2/2019) sore.

Ribuan peserta kirab bertajuk Berjuta Warna Satu Jiwa Indonesia ini, dari pantauan hariankota.com, mayoritas terdiri santri yang datang dari berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) di Soloraya.

Sejumlah ruas jalan sepanjang rute kirab dari Jalan Adiducipto (Manahan), Jalan Moewardi hingga Jalan Slamet Riyadi tepatnya mulai simpang empat Gendengan hingga Sriwedari, oleh Dinas Perhubungan Solo untuk sementara waktu ditutup dari aktivitas kendaraan selama jalannya kirab.

Sebagai tokoh pluralis, mantan Presiden RI ke-4 ini dinilai berhasil membawa perubahan tatanan kehidupan berbangsa di Indonesia, khususnya bidang pembauran. Hal itu terlihat dalam kirab dengan keikutsertaan kelompok seni Barongsai yang ikut memeriahkan acara.

Sebelumnya, Ketua Panitia Haul Gus Dur ke-9, Husein Syifa mengatakan, puncak acara haul diperkiraan dihadiri sekira 100 ribu jamaah yang datang dari berbagai daerah.

Menyinggung pemilihan Kota Solo sebagai pusat acara haul, menurut Husein sesuai permintaan keluarga Gus Dur.

"Alasan lain karena Gus Dur semasa hidupnya mendapatkan gelar khusus Kanjeng Pangeran Ario (KPA) dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat," tandasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More