Rekomendasi

Kecam Pelecehan Seksual, Ratusan Warga Kota Malang Geruduk Diknas dan Kantor Polisi

Senin, 18 Februari 2019 : 12.48
Published by Hariankota
MALANG - Ratusan masyarakat dari Aliansi Masyarakat Tolak Kekerasan Seksual melakukan aksi demonstrasi mengecam Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Malang yang dinilai lamban menangani dugaan pencabulan siswi sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Malang.

Massa yang mayoritas terdiri dari para ibu - ibu, kaum perempuan, dan mahasiswa gabungan dari kampus - kampus di Kota ini tiba di lokasi Diknas Kota Batu sejak Senin pagi (18/2/2019) pukul 08.00 WIB.

Massa kemudian diperkenankan memasuki halaman Diknas Kota Malang supaya tak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Veteran, Kota Malang. Dengan membawa sejumlah poster yang mengecam adanya dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru salah satu SDN Kota Malang, massa aksi bergantian menyampaikan tuntutan

"Kita ingin pelaku segera dihukum dan dipecat. Jangan ada lagi kekerasan seksual di Kota Malang. Anak - anak itu aset bangsa dan wajib hukumnya dilindungi," teriak salah Korlap aksi, Kurniati Bayo.

Massa sempat beberapa kali meneriakkan Diknas untuk turun menemui mereka. Respon ini membuat Kepala Dinas Pendidikan (Kadiknas) Kota Malang Zubaidah langsung turun beberapa saat usai massa mengeluarkan tuntutan.

Dialog dan audiensi dilakukan secara terbuka antara Kadiknas dan peserta massa aksi yang mayoritas terdiri warga Kota Malang. "Diknas kita minta juga untuk melakukan perlindungan siswa lainnya terhadap kekerasan seksual di dalam perubahan Perda pendidikan," ujar Bayo di depan Kadiknas Kota Malang.

Massa juga menuntut pihah kepolisian untuk segera menuntaskan kasus dugaan pencabulan secepatnya dan terbuka kepada masyarakat Kota Malang. Kurniati juga meminta pihak Diknas dan kepolisian untuk melindungi korban dan melakukan pendampingan untuk memulihkan trauma healing siswi yang menjadi korban.

"Kami juga menuntut asas transparansi dan akuntabilitas dalam segala bentuk pemberitaan tentang kasus pelecehan dan kekerasan seksual serta melakukan tindakan pencegahan supaya kasus serupa tak terulang di sekolah lainnya di Kota Malang," pungkasnya.

Ratusan kepolisian yang sudah bersiaga sejak pagi turut mengamankan jalannya aksi supaya berjalan aman dan kondusif.

Menjelang pukul 10.20 WIB, ratusan massa masyarakat Kota Malang berangsur-angsur membubarkan diri dari Diknas Kota Malang dan bergerak menuju Polres Malang Kota untuk kembali menyampaikan tuntutannya.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More