Rekomendasi

Lezatnya Bakso Lampion Spesial Imlek Berbahan Buah Naga

Rabu, 06 Februari 2019 : 10.56
BOJONEGORO – Memperingati tahun baru imlek, sebuah warung di Pasar Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, berinovasi membuat variasi bakso lampion.

Warung bakso Pita Pitue, ini membuat inovasi bakso lampion berwarna merah mencolok layaknya lampion yang identik dengan perayaan imlek.

Menurut Eva Febrianti, pemilik warung bakso Pita Pitue pembuatan bakso lampion ini saat dirinya bersama sang suami melintasi Klenteng Hok Swie Bio yang tak jauh dari warungnya.

“Pas lewati klenteng melihat banya lampion merah – merah, eh saya kepikiran kenapa tidak buat bakso itu memperingati imlek.Idenya spontan dan iseng – iseng saja, berawal dari eksperimen,” ucap Eva (34) saat ditemui hariankota.com.

Dia menceritakan bahwa tekstur merah ala lampion itu didapat dari perpaduan buah naga yang juga identik dengan imlek dan pewarna kue.

“Jadi komposisinya untuk daging buah naganya 30 persen, pewarna kuenya 70 persen. Jadi rasa segarnya itu kita dapat dari buah naga yang sudah diambil dagingnya dan diolah,” jelasnya.

Ia menambahkan saat proses pembuatan bakso, kesulitan terbesar di proses pembentukan baksonya, karena bila membentuk tak berhati – hati, bentuk bulat yang besar itu bisa pecah bakso direbus.

“Perlu teknis khusus untuk mencetak bakso yang sedemikian besar ini. Supaya kalau direbus tidak pecah,” beber perempuan yang dikenal Eva Embun ini.

Benar saja, baru seminggu dicoba untuk dipasarkan bakso lampion yang di dalamnya terdapat cabai, bakso kecil, dan telur puyuh, sudah ramai diserbu para pelanggannya.

Mereka rata – rata penasaran dengan penyebutan nama bakso lampion, terlebih bahan baku salah satunya berasal dari buah naga yang diambil dagingnya ini. Sejak dilaunching seminggu sebelum imlek, rata – rata 35 porsi yang diproduksi terjual habis sebelum warung bakso miliknya tutup.

“Ini bahkan hari ini 50 porsi sudah habis dipesan di hari imlek ini. Ada yang datang jauh – jauh dari Surabaya tidak kebagian tadi, kasihan tapi mau bagaimana lagi kita produksinya masih terbatas,” tandas perempuan yang merintis usaha bakso tahun 2017 ini.

Guna memenuhi permintaan pelanggannya selama seminggu sebelum dan sesudah imlek ini, Eva membutuhkan 2 kg sehari buah naga untuk bahan baku bakso lampionnya.

“Kalau yang ukuran jumbo satu buah naga itu setengahnya jadi satu bakso. Jadi satu buah naga jadi dua bakso lampion. Dagingnya kemudian diperas dengan kain jadi warna merahnya murni dan warna hitam di buah naga tidak ikut tercampur,” jelasnya.

Seorang pelanggannya, Adib Muhibbin mengungkapkan dirinya penasaran saat melihat postingan dari media sosial temannya.

“Sudah beberapa kali kesini, cuma ini ada menu baru jadi nyoba karena penasaran, ini nyoba bakso lampion. Memang kayak lampion, merah – merah, spesial merayakan hari imlek,” kata Adib.

Rasa gurih bercampur pedas membuat selera makan bergairah dan segar. Belum lagi melihat tekstur warna bakso yang cukup mencolok. “Rasanya pedesnya luar biasa tapi gurihnya bakso masih terasa. Gurihnya bakso masih nempel. Di dalamnya juga masih ada baksonya lagi,” ungkap pria 24 tahun ini.

Namun menurut Eva, bakso lampion ini belum tentu akan menjadi variasi menu baru bakso di warungnya selain menu variasi bakso yang sudah tersedia. “Kita jual seminggu sebelum dan sesudah imlek. Kalau respon masyarakat bagus dan masih banyak permintaan nanti kita masukkan ke menu utama,”jelas Eva kembali.

Nah untuk menikmati bakso lampion dari buah naga spesial imlek ini, anda cukup merogoh kocek mulai Rp 20 ribu per porsinya sampai 150 ribu. “Harga mulai Rp 20 ribu sampai Rp 150 ribu. Kita ada dua ukuran kecil dan jumbo,” tambah Eva.

Penasaran? datang saja langsung ke warung bakso Pita Pitu E di deretan Pasar Banjarejo Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Bojonegoro. Warung bakso aneka rasa ini buka setiap hari kecuali hari Selasa dari pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.

“Kita kalau Selasa tutup, tapi kalau Selasa tanggal merah liburnya geser Rabu,” lanjut Eva.

Warung bakso ini juga melayani pemesanan melalui online via media sosial dan pemesan melalui aplikasi antar jemput. So bagi kalian yang mager saat hujan menerjang Bojonegoro tak perlu risau, bakso ini siap meluncur ke rumah anda.

Bila membeli minimal Rp 25 ribu maka anda bebas dikenakan ongkos kirim, namun bila membeli di bawah Rp 25 ribu. Anda akan dikenakan ongkos kirim berdasarkan jauh dekat tempat anda.Jadi selamat mencoba bila anda di Bojonegoro!

Jurnalis: Miadaada
Editor: Rahayu

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners