Rekomendasi

Luhut Binsar Panjaitan Kukuhkan Tim Bravo 5 Pendukung Jokowi-Ma'ruf di Soloraya

Senin, 25 Februari 2019 : 17.56
SOLO - Ketua Pembina Bravo 5 pusat yang juga Menteri Koordinator Kemaritiman Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan beberapa jenderal purnawirawan lainnya menghadiri deklarasi dan pengukuhan pengurus organisasi relawan pendukung Capres - Cawapres Joko Widodo- Ma'ruf Amin, Bravo 5 Soloraya di Gedung Batari, Solo, Senin (25/2/2019).

Pantauan hariankota.com, Luhut hadir di kota kelahiran Presiden Jokowi didampingi beberapa jenderal purnawirawan TNI lainnya dari Bravo 5 pusat diantaranya, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy dan Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko.

Selain itu, diantara seribuan undangan yang hadir dalam deklarasi sekaligus pelantikan pengurus Bravo 5 Soloraya ini, juga terlihat anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul, Alwi Shihab, Tedjowulan dan tak ketinggalan ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo.

Disela acara, menyinggung soal respon kubu paslon Capres - Cawapres nomor urut 02, tentang pernyataan Jokowi tentang data kepemilikan lahan HGU yang dimilki Prabowo, Luhut berharap agar porsi pemberitaan media massa supaya berimbang, tidak mengarah kepada fitnah.

"Ya anda lihatlah dari penampilan beliau (Jokowi-Red). (Tidak perlu ditanggapi), biarin aja. Asal media juga adil memberitakan berita yang benar. Kami ndak pernah melakukan ini itu, tidak ada fitnah - fitnah dari kami," kata Luhut.

Sementara Ketua Bravo 5 Soloraya, Istiqomah Hasyim mengatakan, pihaknya menargetkan kemenangan untuk untuk paslon Capres - Cawapres nomor urut 01 sebesar 90 persen suara di Soloraya.

"Kami tidak akan lagi menanggapi berita bohong atau hoax yang beredar di media sosial maupun melalui pesan singkat berantai. Kami memandang Pilpres itu sangat penting, maka dari itu kami akan bekerja keras, kerja cerdas sekuat tenaga dan sepenuh hati untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf,"tegasnya.

Kepada seluruh relawan diminta untuk siap menghadapi tantangan yakni, melawan berita hoax secara bersama - sama. Salah satu caranya disebutkan, tidak perlu menjawab jika menerima kiriman berita hoax, karena akan membuang energi dan menghabiskan waktu.

"Nanti waktunya habis untuk menjawab hoax, diabaikan saja. Jangan dipedulikan," tandasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Bagikan :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners