Rekomendasi

Pelipatan Surat Suara Pemilihan Presiden: Ratusan Surat Suara Diketahui Rusak

Senin, 25 Februari 2019 : 20.54
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, mulai melakukan pelipatan surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019. Pelipatan surat suara ini, mulai dilakukan sejak hari Sabtu (23/02/2019), di gedung PKPRI dengan melibatkan sebanyak 80 orang warga.

Pelipatan surat suara ini, ditargetkan selesai pada hari Senin (25/02/2019). Dalam proses pelipatan surat suara ini, ditemukan sebanyak 762 surat suara rusak.

Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Karanganyar, Triastuti Suryandari kepada hariankota.com, Senin (25/02/2019). Dijelaskannya, pada hari pertama, sebanyak 189.957 surat suara yang sudah selesai dilipat. Sedagkan pada hari kedua, sebanyak 242.317 surat suara yang selesai dilipat.

“Seluruh surat suara pemilihan presiden, kita targetkan selesai dilipat pada hari Senin (25/02/2019) ini. Sedangkan surat suara yang ditemukan rusak tersebut, akan kita konsultasikan kepada KPU pusat melalui KPU Provinsi, apakah surat suara yang ditemukan rusak tersebut dapat digunakan lagi atau tidak,” kata Triastuti, Senin (25/02/2019).

Disisi lain, mengenai surat suara untuk pemilihan legislatif, Triastuti mengungkapakan, sampai saat ini, belum ada jadwal kapan surat suara tersebut akan dikirimkan oleh rekanan KPU.

“Untuk surat suara pemilihan legislatif, kami belum menerima pemberitahuan dari rekanan KPU kapan akan dikirimkan,” ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan hariankota.com sebelumnya, ratusan ribu lembar surat suara untuk pemilihan presiden (pilpres), tiba di gudang peyimpanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Selasa (12/02/2019), sekitar pukul 13.30 Wib.

Pengiriman surat suara ini, mendapat pengawalan ketat aparat Kepolisian Karanganyar.

Jumlah surat suara untuk pemilihan tersebut berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) Karanganyar sebanyak 695.027, ditambah surat suara cadangan sebanyak 2% serta tambahan 1000 lembar jika dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Surat suara tersebut, dikemas ke dalam 355 boks, dan masing-masing boks berisi 2000 lembar surat suara.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : Hari

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More