Rekomendasi

Perda Disabilitas Dinilai Kurang Sosialisasi

Senin, 04 Februari 2019 : 22.05
KARANGANYAR - Sosialisasi Perda No 12 Tahun 2018 tentang penyandang disabilitas di Karanganyar, dinilai masih kurang optimal. Hal tersebut dikatakan Yulianto, ketua DPC Partai Gerindra, pengarahan rumah aspirasi bagi penyandang disabilitas, yang digelar Partai Gerindra, Senin (04/02/2019).

“Kami menilai memang masih kurang optimal karena tidak melibatkan para pihak yang berkepentingan,” kata Yulianto, Senin (04/02/2019).

Yulianto, juga mendesak kepada Pemkab Karanganyar segera mengimplementasikan Perda ini, sehingga para penyandang disabilitas mendapatkan hak-hak mereka.

Ditambahkannya, Banyak bangunan yang belum memberi fasilitas kepada penyandang disabilitas, termasuk juga masalah kesehatan. Itu yang akan diperjuangkan di legislative dan eksekutif.

“Ini penting, fasilitas mereka belum bisa dirasakan. Ini harus dimplementasikan. Kita mendorong agar apa yang telah ditetapkan dalam peraturan tersebut, segera diimplementasikan,” tandasnya.

Tanjung, mewakili organisasi difabel menyatakan bahwa pelaksanaan implementasi undang-undang No.8 Tahun 2016 belum baik di Kabupaten Karanganyar.

Terbukti masih banyak tempat sarana publik yang tidak akses bagi difabel. Pihaknya mencontohkan seperti kantor dinas pendidikan yang dibangun lantai dua.

“Memang sudah ada, tapi masih kurang. Untuk itu, kami minta kepada Pemkab karanganyar lebih mengoptimalkan fasilitas bagi para penyandang disabilitas ini,” ujarnya.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : Ando

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners