Rekomendasi

Perdana, Univet Bantara Kirim KKN Mahasiswa Ke Thailand

Kamis, 21 Februari 2019 : 15.47
SUKOHARJO - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo untuk kali pertama bakal mengirim mahasiswa menempuh Kuliah Kerja Nyata (KKN) di luar negeri bersama 2 perguruan tinggi lain dari Indonesia ke negeri gajah putih Thailand.

Kegiatan KKN yang disebutkan Rektor Univet Bantara, Ali Mursyid merupakan tindak lanjut dari MoU dengan Yayasan Luqmanul Hakim di Provinsi Yala, Thailand ini akan diberangkatkan 8 mahasiswa, 3 diantaranya dari Univet Bantara hasil seleksi ketat yang dilakukan pihak kampus.

Tiga mahasiswa tersebut oleh Rektor disebutkan semua dari Program Pendidikan (Prodi) bahasa Inggris FKIP semester VI. Nantinya mereka selama 25 hari mulai 24 Februari hingga 20 Maret akan menjadi pengajar di sebuah sekolah dibawah naungan Yayasan Luqmanul Hakim.

“Kegiatan KKN mahasiswa di Thailand ini dirintis sejak dua tahun lalu ketika kami berkunjung ke Thailand khususnya di Provinsi Yala untuk bertemu pengurus Yayasan Luqmanul Hakim disana,” jelas Rektor kepada hariankota.com di kampus setempat, Kamis (21/2/2019).

Disebutkan Rektor, sesuai Mou, pengiriman mahasiswa KKN ke Thailand ini dilaksanakan tidak hanya sekali ini saja, namun secara bertahap juga akan dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2019 nanti.

"Karena kuotanya terbatas, maka mahasiswa yang berminat akan dilakukan seleksi. Yang jelas, untuk tahap perdana ini ada 3 mahasiswa yang dikirim bergabung dengan mahasiswa dari IKIP Budi Utomo Malang dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo," kata Ali.

Sebagaimana diketahui, saat ini di Univet Bantara juga terdapat mahasiswa dari Thailand sebagai bagian dari kerjasama tersebut. KKN ke Thailand ini menurut Rektor bersifat tematik. Mahasiswa boleh berkreasi dibawah pendampingan guru atau dosen.

"KKN ke Thailand ini mengandung beberapa arti penting. Antara lain mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di luar negeri dan akomodasi ditanggung oleh Yayasan Luqmanul Hakim. Kemudian secara kelembagaan, kerjasama internasional oleh Univet Bantara sudah direalisasikan dan semakin bertambah," ujarnya.

Ditambahkan Rektor, berdasarkan Badan Akredetasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), yang namanya kerjasama internasional adalah kerjasama yang sudah direalisasikan.

Atas dasar itulah sebuah MoU belum bisa dikatakan sebagai kerjasama internasional jika belum direalisasikan karena masih sebatas kesepakatan.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayu

Bagikan :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners