Rekomendasi

Polisi Kantongi Ciri - Ciri Pelaku Percobaan Perampasan Taksi di Solo Baru

Rabu, 06 Februari 2019 : 17.53
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Hingga kini Polres Sukoharjo melalui jajaran Reskrim dengan dukungan Polda Jateng telah mengumpulkan data dan barang bukti guna mengungkap kasus percobaan perampasan taksi yang mengakibatkan sopir terluka parah, pada Minggu (3/2/2019) malam lalu.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi usai menengok kondisi sopir taksi di Rumah Sakit Dr Oen, Solo Baru, Rabu (6/2/2019) mengatakan, penyidik sudah mengantongi ciri - ciri pelaku dan mengerucut pada seseorang, namun masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kami juga sudah melakukan cek lokasi kejadian dan melakukan perkiraan peristiwa. Mulai dari tempat saat pelaku naik taksi sampai di lokasi kejadian di dekat Hotel Fave, Solo Baru," terang Kapolres.

Kepada hariankota.com dan awak media lainnya, Kapolres menyampaikan, seluruh alat bukti akan dimaksimalkan untuk bisa mengungkap kasus ini.

"Didukung dengan teknologi dari Polda. Rekaman CCTV sudah dipelajari dengan teknologi (sehingga) kita bisa melihat gambaran pelaku. Kita akan mempersempit gerak pelaku,” tegasnya.

Kasus percobaan perampasan taksi ini disebutkan Kapolres ada rentetan kejadian yang mirip di Kota Solo. Namun apakah ada hubungannya atau hanya kemiripan kejadian, ia belum bisa memastikan. “Kami fokus pada penyelidikan kasus di Solo Baru dulu, semoga cepat terungkap,” tandasnya.

Sementara menyinggung kondisi korban, sopir taksi bernama Sumarno (40) warga Dukuh Siring RT 01/RW 01 Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo di Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru, Grogol, menurut Kapolres sudah berangsur membaik.

"Kami datang (di rumah sakit) ingin memastikan keadaan korban baik - baik saja, karena menurut keterangan dari awal TKP yang kami lihat, keadaan korban cukup memprihatinkan. Tapi alhamdulillah dokter menyatakan hari ini sudah boleh pulang," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Sumarno sopir taksi Kosti Solo nomor lambung 114 nopol AD 1022 DA menderita luka parah akibat sayatan benda tajam setelah melawan dua penumpangnya, laki - laki dan perempuan yang mencoba merampas mobil taksinya.

Dari keterangan sementara yang didapat, dua tersangka pelaku ini memesan taksi yang dikemudikan korban melalui layanan daring dengan aplikasi Go Car. Kepada penyidik Sumarno mengatakan, ciri - ciri pelaku yang diingatnya adalah logat bicaranya menggunakan bahasa Banyumasan.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More