Rekomendasi

Sandiaga: Jalan Tol Hasil Kerja Berkesinambungan Para Pemimpin Bangsa

Selasa, 05 Februari 2019 : 18.25
SOLO - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tol itu bukan atas jasa orang per orang, tapi merupakan hasil kerja satu rangkaian yang berkesinambungan dari para pemimpin bangsa.

"Saya sempat juga pernah membangun jalan tol. Jalan tol ini adalah jalan tol yang direncanakan semasa Presiden Soeharto. Dulu ada proyek Trans Jawa, salah satunya adalah kami yang (buat) kontruksi, dan kami kelola yaitu, Cikopo - Palimanan sepanjang 116 kilometer," kata Sandi kepada hariankota.com dan awak media lainnya saat menghadiri acara relawan pendukung di Kampung Batik Laweyan, Kota Solo, Selasa (5/2/2019).

Dikatakan Sandi, jalan tol yang dikelolanya itu, dirancang pada jaman Soeharto, direstrukturisasi dijaman Habibi dan Megawati. Kemudian di jaman SBY dibebaskan lahannya serta dimulai pembangunannya, dan Jokowi yang meresmikan.

"Jadi ini adalah merupakan rentetan daripada pemimpin - pemimpin bangsa kita, yang mendorong hadirnya Trans Jawa yang sekarang. Tentu ini kami apresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pak Jokowi dengan fokusnya untuk membangun infrastruktur," ujar Sandi.

Namun begitu, sandi pun menegaskan bahwa jalan tol dan infrastruktur yang telah dibangun tersebut adalah milik rakyat. Rakyat memiliki hak karena untuk melintas dijalan tol mereka harus membayar.

Menurut Cawapres pasangan Capres Prabowo Subianto ini, setelah masa kontruksinya 35 tahun, jalan tol itu kembali menjadi milik negara atau milik rakyat. "Jadi, marilah kita jangan saling serang - menyerang. Kita gunakan kesempatan ini untuk berdemokrasi secara sejuk, dan santun," ucap Sandi.

Sandi mengajak kepada semua pihak untuk tidak berpolitik dengan saling memukul, tapi berpolitik dengan saling merangkul. "Janganlah kita saling sahut menyahut terhadap ungkapan - ungkapan yang mungkin khilaf disampaikan oleh para pemimpin kita," ujarnya.

Dalam acara itu, selang beberapa waktu setelah Sandi meninggalkan lokasi melanjutkan perjalanan ke Ngawi, Jawa Timur. Tak berselang lama, Nur Asia, istri Sandi yang akrab disapa Mpok Nur tiba dilokasi melanjutkan acara, menyapa dan sekaligus belajar membatik bersama emak - emak di Kampung Batik Laweyan Solo.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu

Bagikan :

Video: Detik-detik Ledakan di Parkir saat Debat Capres ke-2 Berlangsung

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners