Rekomendasi

Spanduk "Masjid Bukan Tempat Berpolitik" Muncul di Sejumlah Tempat di Karanganyar

Kamis, 28 Februari 2019 : 16.21
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Sejumlah Masjdi di Karanganyar Kota, dipasangi sejumlah spanduk yang berisi larangan menggunakan tempat ibadah untuk kegiatan politik. Pantauan hariankota.com, spanduk tersebut terpasang di masjid Al Barokah, Janti, serta Masjid Al Huda, Dukuh Banyak, kelurahan Jantiharjo,Kecamatan Karanganyar kota.

Di Masjid Al Barokah, yang tepat berada di depan Kelurahan Jantiharjo tersebut, terdapat sppanduk yang bertuliskan, “ Tempat Ibadah Bukan Tempat Untuk Berpolitik”. Spanduk tersebut terpasang di bagian belakang atau di lokasi parkir Masjid.

Takmir Masjid Al Barokah, Remin, kepada hariankota.com, Kamis (28/02/2019) mengatakan, jika spanduk tersebut sudah dua hari ini terpasang di masjid. Dia juga mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

Menurut Remin, awalnya, spanduk tersebut berada tepat di depan masjid, namun sekarang oleh Takmir Masjid, dipindahka ke bagian belakang atau di lokasi parkir kendaraan.

"Spanduk itu Kami tidak tahu siapa yang memasang. Sepertinya dipasang malam hari, karena saat sholat Isya kemarin, belum ada, tiba-tiba saat sholat Subuh, sudah terpasang di depan. Kami juga tidak menegetahui siapa yang memasang, ” kata Remin, Kamis (28/02/2019).

Remin mengungkapkan, pihaknya tidak berani membuang spanduk tersebut, karena khawatir akan terjadi sesuatu. Ditambahkkannya, selama ini, di Masjid yang dipimpinnya, tidak pernah ada kegiatan atau ceramah yang berbau politik, dan hanya kegiatan ibadah biasa.

“Selama ini, tidak pernah ada ceramah atau kegatan yang mengarah pada politik. Dalam pengajian 35 hari sekali, juga tidak pernah menyinggung politik. Kami hanya menghimbau agar jamaah masjid, masyarakat tetap tenang, serta ikut menjaga kondusifitas menjelang pemillu mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, kepada hariankota.com, mengatakan, pemasangan spanduk tersebut bisa saja dilakukan atas insiatif masyarakat yang perduli terhadap perkembangan politik, sehingga fungsi masjid betul-betul digunakan sebagai tempat ibadah.

“Soal pemasangan spanduk, bisa saja dilakukan oleh masyarakat yang merasa peduli dengan perkembangan dan situasi politik saat ini dengan meminta agar tempat ibadah tidak digunakan sebagai kegiatan politik,” kata Agus.

Sejauh ini, menurut Agus, pemasangan spanduk tersebut belum berdampak signifikan terhadap situasi kemanan di Karanganayar.

“Sejauh ini tidak berdampak. Kami hanya menghmbau agar selurh masyarakat untuk bersikap dewasa dalam pemilihan umum. Pemilu ini sebagai wahana demokrasi, bukan untuk saling fitnah, saling menjatuhkan. Pemilu untuk mencari pemimpin terbaik bagi bangsa ini,” ujarnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Jumali

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More