Rekomendasi

Tergelincir di Bandara Supadio, Ini Penjelasan Manajemen Lion Air

Sabtu, 16 Februari 2019 : 18.49
JAKARTA - Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan JT-714 keluar landas pacu (over run) sesaat setelah mendarat di Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat murni faktor cuaca.

Saat terbang dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) sekira pukul pukul 13.50 WIB, tujuan Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat (PNK), pesawat dalam kondisi layak terbang.

Namun saat mendarat di Bandara Supadio kondisi dalam keadaan hujan. Sehingga jarak pandang terganggu.

"Penerbangan Lion Air JT-714 hari ini dipersiapkan secara baik. Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LPS sebelum dioperasikan sudah dilaksanakan pengecekan lebih awal (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight)," terang Danang dalam rilis yang diterima hariankota.com, Sabtu (16/2/2019).

Penerbangan JT-714 membawa tujuh kru dengan 180 penumpang dewasa dan dua bayi. Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat. "Saat ini sudah berada di ruang terminal bandar udara untuk mendapatkan layanan terbaik," jelasnya.

Menurut Danang, saat ini Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi pesawat dan langkah berikutnya.

"Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas kondisi dan ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu," ujarnya.

"Lion Air akan menginformasikan lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terbaru," pungkasnya.

Jurnalis: Jumali
Editor: Jumali

Bagikan :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners