Rekomendasi

Balai Pelestarian Cagar Budaya Gali Bangunan yang Diduga Situs Kuno

Selasa, 12 Maret 2019 : 04.30
Published by Hariankota
MALANG - Tim arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) melakukan eskavasi atau penggalian di temuan struktur bangunan kuno yang diduga menjadi peninggalan Kerajaan Majapahit di proyek Tol Malang - Pandaan tepatnya di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Sebanyak 11 orang BPCB sejak Selasa pagi (12/3/2019) pukul 08.00 WIB mulai melakukan pemetaan dan penggalian di lokasi situs. Dengan menggunakan alat manual seperti cangkul dan cetok tim mulai menyisir temuan bangunan kuno dari tepi proyek tol di sektor 4 ini.

Peneliti dari Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), Wicaksono Dwi Nugroho mengungkapkan belum berani berkomentar lebih banyak karena timnya baru melakukan pemetaan dan penggalian sejak pukul 08.00 WIB.

"Apakah ini bangunan permukiman, candi, atau apa kita belum berani memastikan. Kita baru menggali lokasi ini supaya bisa melihat seberapa luas dan besar area ini," ujar Wicaksono di lokasi.

Dari hasil pemetaan awal, tampak bangunan mengarah ke barat daya dengan panjang 18 meter. Namun pria yang disapa Wicak ini kembali berani memastikan bangunan apakah ini.

"Kita belum tahu, yang baru nampak bagian dinding. Dari dinding ini batu bata yang tersusun ini menggunakan teknik batu gosok. Teknik itu banyak ditemui pada bangunan petirtaan aatu saluran air tapi entah apa itu kita lihat nanti," terangnya.

Pihaknya masih melakukan penggalian dan bisa menjawab dugaan awal bangunan kuno apa setelah 5 hari ke depan sesuai estimasi waktu penggalian.

Nantinya temuan - temuan yang ada di lokasi akan dikumpulkan BPCB untuk dilakukan penelitian lebih lanjut masuk peninggalan kuno dari kerajaan mana.

"Kalau untuk ukuran batu batanya lebih besar dari yang dijumpai di Trowulan dan masa Kerajaan Majapahit. Nanti pastinya kita akan telusuri termasuk temuan - temuan warga yang ada. Kita telusuri dulu, sabar ya," pungkas Wicak.

Jurnalis: Miadaada

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More