Rekomendasi

Baru 10 Hari Dirumah Ortu, Seorang Perempuan Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Klaten

Jumat, 15 Maret 2019 : 16.23
KLATEN - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menangkap seorang perempuan berinisial YSR (39) di sebuah rumah di Dukuh Desan Wetan, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Kamis (14/03/2019) sore.

Informasi yang didapat hariankota.com, saat dijemput Tim Densus 88 Anti Teror sekira pukul 16.30 WIB, YSR berada dirumah yang diketahui milik orang tuanya. Ia sudah selama 10 hari terakhir berada disana.

Ketua RT setempat, Jangkung Sudono yang ikut menyaksikan jalannya penangkapan mengatakan, selain membawa YSR, dua buah barang yakni, sebuah kotak berukuran kecil dan lakban bekas juga turut diamankan Densus 88.

"Awalnya ada polisi yang datang ke rumah saya, katanya ada warga yang diduga terlibat jaringan teroris. Lalu saya dan beberapa polisi menuju ke rumah yang dimaksud,” tutur Jangkung saat ditemui awak media, Jum'at (15/3/2019).

Saat itu kata Jangkung, yang bersangkutan dan ibunya berada dirumah. Setelah dijelaskan tujuan kedatangan rombongan petugas, YSR kemudian diminta masuk ke dalam mobil Densus 88.

"Waktunya singkat, kurang dari setengah jam, rombongan polisi setelah membawa YSR dan dua barang itu, kemudian bergegas meninggalkan lokasi," ujarnya.

Diungkapkan Jangkung, saat diminta menjadi saksi, ia tidak diberitahu YSR terlibat dalam jaringan teroris dari mana. Yang ia tahu selama ini YSR sejak lulus SMA merantau keluar kota untuk bekerja.

"Ia sudah menikah dan memiliki tiga orang anak yang masih kecil. Tidak ada yang aneh. Biasanya saat lebaran ia pulang dan ngobrol biasa dengan sesama warga lainnya. Tapi kok ini tiba-tiba dibawa polisi, saya juga kaget,” jelasnya.

Terpisah, Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi saat dikonfirmasi membenarkan atas penangkapan terduga teroris oleh Tim Densus 88 di wilayah hukumnya. Bahkan sebelum dibawa ke Jakarta, YSR sempat dibawa ke Mapolres Klaten untuk diperiksa kesehatannya.

"Iya dari Densus, tapi saya belum tahu (jaringan teroris kasus apa) karena langsung dibawa ke Jakarta. Kami hanya membantu penangkapan dan olah TKP rumah orangtuanya. Ada satu orang yang dibawa,” pungkas Kapolres.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners