Rekomendasi

Bawaslu Belum Temukan WNA Masuk DPT, Malah Dapati Pemasangan APK Semakin Semrawut

Selasa, 12 Maret 2019 : 16.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Karanganyar, hingga saat ini, belum menemukan adanaya warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum yang akan berlagsung pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Meski belum menemukan, Bawaslu tetap akan melakukan pencermatan dan pengawasan. Hal tersebut dikatakan ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti,kepada hariankota.com, Selasa (12/03/2019).

Menurut Nuning, di Karanganyar, terdapat sejumlah orang asing, namun telah menikah dengan warga dan telah beralih kewarganegaraan.

“Di Karanganyar kita belum menemukan WNA yang masuk dalam DPT. Memang ada orang asing, namun telah menikah dengan WNI dan beralih kewarganegaraan,” kata Nuning, Selasa (12/03/2019).

Nuning menegaskan, tetap melakukan pengawasan dan pencermatan terhadap DPT, meskipun hingga saat ini belum menemukan ada WNA yang masuk dalam DPT.

“Meski belum menemukan, kami tetap melakukan pencermatan dan pengawasan. Jika ditemukan, kami akan tindak lanjuti sesuai dengan regulasi yang ada,” tandasnya.

Disisi lain, ketika disinggung semakin semrawutnya pemasangan alat peraga kampanye (APK) baik bendera partai maupun calon legislatif di sejumlah lokasi yang dilarang, Nuning mengaku telah menyampaikan kepada pengurus partai politik, agar segera melepas APK tersebut.

Nuning menyayangkan sikap partai politik yang memasang APK terlarang, seperti di pohon dan tiang listrik. Pemasangan APK ini, merata di seluruh kecamatan.

“Sudah kami sampaikan saat rapat dengan partai politik, agar dilepas. Kami juga telah meminta kepada Panwaslu Kecamatan untuk melakukan inventarisasi terhadap APK yang dipasang di lokasi terlarang. Minggu depan, bersama instansi terkait lainnya, akan melakukan pencopotan paksa,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan hariankota.com, pemasangan APK berupa bendera partai politik di ruas jalan protokol Karanganyar semakin semrawut. Sejumlah bendera partai politik masih dipasang dipohon.

“Pemasanagan APK berupa bendera partai politik semakin semrawut mas. Apalagi dipasang di pohon yang berada di jalan protokol.Yang saya tahu, Bawaslu sudah pernah melakukan penertiban, tapi sepertinya mereka (partai politik, red) bandel. Ini semakin membuat masyarakat semakin tidak simpatik. Saya minta agar Bawaslu serta instansi terkait segera menertibkan APK ini,” ujar Anto, warga Karanganyar kota.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More