Rekomendasi

Diduga Tak Netral, Empat Perangkat Desa Diperiksa Bawaslu

Kamis, 14 Maret 2019 : 19.11
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo memeriksa 4 perangkat desa yang diduga tak netral lantaran mempengaruhi masyarakat agar mendukung salah satu caleg parpol atau paslon Capres - Cawapres.

Kepada hariankota.com Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, Kamis (14/3/2019) menjelaskan, pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk klarifikasi atas dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan mereka.

"Pemeriksaan sudah kami lakukan untuk membuktikan ada tidaknya dugaan pelanggaran, termasuk merumuskan rekomendasi sanksi jika memang terbukti melakukan pelanggaran kampanye pemilu," jelas Bambang.

Selain memanggil 4 oknum perangkat desa, masing-masing berasal dari Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari dan Desa Karakan, Kecamatan Weru, Bawaslu juga memeriksa sejumlah saksi.

"Kami sudah memberikan rekomendasi sanksi. Rekomendasi ini diberikan pada masing - masing Kepala Desa agar memberikan sanksi teguran tertulis kepada perangkat desanya," jelas Bambang.

Sesuai aturan yang ada, dikatakan Bambang, perangkat desa tidak boleh ikut kampanye. Untuk itu, ia mengimbau kepada perangkat desa lainnya agar selama penyelenggaraan pemilu ini tidak melakukan aktivitas berkaitan dengan kampanye.

Sementara, Muladi Wibowo, anggota Bawaslu Sukoharjo Divisi Hukum dan Data Informasi menambahkan, dari 4 perangkat desa, terakhir pihaknya memeriksa satu perangkat desa asal Desa Karakan, Kecamatan Weru.

“Pelanggarannya, saat salah satu calon anggota legislatif (caleg) parpol asal Kecamatan Weru mengundang warga dan melakukan agenda kampanye pemilu. Dalam acara ternyata hadir seorang perangkat desa dimana yang bersangkutan mengajak warga agar memilih caleg tersebut,” pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More