Rekomendasi

Dinilai Tidak Transparan, Warga Demo Tuntut Kepala Dusun Dicopot

Rabu, 27 Maret 2019 : 17.48
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Ratusan warga Dusun Ngelosari, Desa Sambirejo, Kecamatan Jumantono, menggelar aksi unjuk rasa ke balai desa setempat, Rabu (27/03/2019).

Dengan membawa sejumlah poster, warga menuntut agar Sugiyatmo dicopot dari jabatannya sebagai kepala dusun (bayan, red) karena dinilai tidak tegas dan diduga melakukan penyimpangan saat melakukan pembangunan talud.

Warga membentangkan spanduk, di antaranya bertuliskan "Turunkan Bayan”, Sugiyatmo bukan Bayanku serta berbagai tulisan yang menginginkan agar kepala duun dicopt dari jabatannya.

Selanjutnya, perwakilan warga beraudiensi dengan Pemerintah Desa (Pemdes), serta camat Jumantono, Sundoro.

Wardoyo, salah satu warga, usai melakukan audiensi, kepada hariankota.com serta awak media lain, megatakan, mengatakan, aksi yang dilakaukan warga ini, kaena selama ini, kepemimpinan Sugiyatmo sebagai kepala dusun dinilai membuat resah.

“Persoalannya banyak, diantaranya, tidak melakukan sosialisasi saat pemilihan kepala dusun, tidak netral dalam pemilihan kepala desa,serta melaksanakan pembangunan desa tidak transparan. Kami menuntut agar kepala dusun ini segera dicopot dari jabatannya. Kami tidak mau lagi dipimpin oleh Sugiyatmo sebagai kepala dusun,” tegasnya, Rabu (27/03/2019).

Menurut Wardoyo, seluruh warga memberikan tenggat waktu hingga 1 Mei 2019 kepada pemerintah desa dan kecamatan agar memberhentikan kepala dusun.

Jika tuntutan warga tidak ditanggapi, lanjut Wardoyo, maka warga akan melakukan upaya hukum dan melaporkan penyimpangan yang dilakukan oleh kepala dusun kepada aparat kepolisian.

Sementara aitu, Camat Jumantono, Sundoro Budy Karyanto, mengaku belum bisa mengambil tindakan atas tuntutan warga ini. Menurut Sundoro, pihaknya akan meminta keterangan kepada kepala dusun mengenai laporan warga yang disampaikan melalui aksi demomstrasi ini.

“Tuntutan warga agar kepala dusun dicopot. Kita juga tidak serta merta mengambil keputusan atas tuntutan warga tersebut. Untuk sementara, kita akan klarifikasi kepada kepala dusun dulu, sebelum mengambil keputusan,” ujarnya.

Jurnalis; Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More