Rekomendasi

DPRD Jatim Belajar Obat Herbal ke Air Mancur

Selasa, 12 Maret 2019 : 23.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR- Komisi E DPRD Jawa Timur, Selasa (12/03/2019) mengunjungi Pabrik Jamu PT Air Mancur yang berada di Jalan Solo-Sragen Karanganyar. Kunjungan ini bertujuan untuk studi banding untuk pembuatan Perda terkait obat tradisional di Jawa Timur.

Kepada hariankota.com serta awak media lain, ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hartoyo, mengatakan, PT Jamu Air mancur, merupkan salah satuu perusahaan jamu tradisional yang cukup lama dan memiliki kualitas produksi yang cukup baik.

Untuk itu, menurut Hartoyo,hasil kunjungan ini sebagai bahan masukan dan referensi pembuatan Perda obat-obatan tradisional di Jawa Timur. "Kita sengaja datang ke PT Air Mancur yang sudah lama berdiri, sebagai reverensi untuk penyempurnaan Perda yang akan kami buat," jelas Ketua Komisi E Hartoyo.

Dalam Perda, jelas Hartoyo akan dibuatkan suatu regulasi terkait syarat-syarat dn komposisi obat herbal tersebut, sehingga aman dikonsumsi. Karena penggunaan takaran yang tidak tepat maka dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, General Manager Manufacture PT Air Mancur, Bambang Priyambodo mengatakan konsumsi jamu sudah menjadi gaya hidup sehat yang terus dipertahankan masyarakat Indonesia.

"Manfaat alami dari jamu membawa kebaikan untuk tubuh dan masyarakat menyadari betul manfaatnya. Dan membuat bisnis kami meningkat dari tahun ke tahun," jelasnya usai menerima kunjungan kerja DPRD Propinsi Jawa Timur, Selasa (12/3).

Saat ini lanjut Bambang Priyambodo industri herbal di Indonesia menunjukkan tren positif seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap khasiat bahan herbal. "Terbukti saat ini bisnis produk herbal mengalami peningkatan setiap tahunnya dan diprediksi hingga 2020 mendatang mencapai 20 Triliun," terangnya.

Salah satu kendala yang banyak dihadapi dalam industri hebal adalah ketersediaan bahan baku yang dipasok dari petani. Produksi jamu herbal ini membutuhkan lebih dari 120 jenis tanaman obat, seperti kunyit, jahe, temulawak, lengkuas, kapulaga dan kencur.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More