Rekomendasi

Heboh, Bawaslu Temukan Kalender Prabowo - Sandi Berlogo Pemkab Sukoharjo

Senin, 25 Maret 2019 : 08.29
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Memasuki kampanye rapat umum terbuka, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo menemukan peredaran bahan kampanye berupa kalender paslon Capres - Cawapres nomor urut 02, Prabowo- Sandi berlogo Pemkab Sukoharjo di sejumlah tempat yang meresahkan masyarakat.

Temuan ini, oleh Muladi Wibowo, Komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Hukum, Data dan Informasi, saat dikonfirmasi hariankota.com, Minggu (24/3/2019) menyatakan, pihaknya sedang melakukan kajian dan invstigasi guna mengetahui siapa yang bertanggung jawab.

"Tentang kalender berlogo pemkab Sukoharjo tersebut. Sebetulnya kami sendiri belum bisa memutuskan apakah itu pelanggaran atau tidak," kata Muladi. Secara teknis kata Muladi, menyangkut produk apapun yang berkaitan dengan bahan kampanye pemilu, seharusnya ada pihak yang bertanggung jawab.

"Siapa yang membuat, yang mengedarkan, terus dengan maksud apa itu dibuat dan disebarkan ke masyarakat. Lha, ini kan belum diketahui. Maka perlakuannya tentu berbeda," ujarnya.

Mengingat saat ini sudah beredar di masyarakat diantaranya, seperti yang ditemukan Bawaslu, pada Sabtu (23/3/2019) kemarin, terpasang di sebuah warung persis dibelakang panggung acara Cawapres pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno di Sanggrahan, Cemani, Grogol, maka Muladi menjanjikan secepatnya akan melakukan kajian.

"Sebagai bahan kampanye (kalender) itu bukan pelanggaran, tetapi yang harus dicari adalah siapa yang membuat dan dengan maksud apa kalender itu dibuat. Nanti setelah dilakukan kajian baru bisa kami putuskan," katanya.

Disisi lain, diluar dari ranah pelanggaran pemilu. Tentang penggunaan logo pemerintah daerah, Muladi menyampaikan, akan berkoordinasi dengan Pemkab Sukoharjo untuk melakukan klarifikasi, apakah secara administratif pencantuman itu dibolehkan atau justru merupakan sebuah pelanggaran administrasi tata kelola pemerintahan.

"Maka dari itu, kami perlu mendengarkan pandangan dari pemerintah Kabupaten Sukoharjo seperti apa," ucapnya.

Terpisah, mewakili Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi, Bambang Riyanto, mantan Bupati Sukoharjo yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, mengatakan, saat ini banyak beredar berita hoaks serta fitnah ditujukan pada paslon Capres - Cawapres nomor urut 02, salah satunya beredarnya kalender Prabowo - Sandi berlogo Pemkab Sukoharjo.

"Pertanyaan saya, mungkinkah (kami) oposisi membuat seperti itu. Mungkinkah," kata Bambang dengan nada tanya.

Untuk itu, Bambang meminta kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini Bawaslu, segera melakukan langkah antisipasi dan investigasi guna mencari tahu siapa yang membuat dan menyebarkan sebelum keresahan yang ditimbulkan makin meluas.

"Sepanjang kami mengikuti kampanye Pak Prabowo dan Pak Sandi, belum pernah sekalipun mendengar kalimat - kalimat yang mengarah kepada permusuhan. Semua yang diucapkan selalu menyejukkan untuk menghindari perpecahan masyarakat," pungkas Bambang.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More