Rekomendasi

Mantan Bandar Narkoba Amerika Ajak Generasi Milenial Tak Asal Bergaul

Sabtu, 16 Maret 2019 : 20.41
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Michael Howard, mantan pemakai beberapa jenis narkoba, bahkan pernah juga menjadi bandar kokain di Amerika Serikat mengaku heran dengan penerapan hukuman berat di Indonesia terkait pelaku penyalahguna narkoba yang tak berhasil menumbuhkan efek jera.

"Saya heran, disini (Indonesia -Red) para pelaku penyalahguna narkoba termasuk nekat, padahal jika tertangkap, ancaman hukumannya berat. Bisa sampai hukuman mati," kata Michael saat berbicara dalam Talk Show bersama generasi milenial dari Leo Club Solo Spirit, di Hotel Best Western Premier, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Sabtu (16/3/2019) sore.

Tak hanya itu, Michael yang mengaku pernah merasakan hidup dalam penjara di negara Paman Sam gara- gara narkoba ini juga mengungkapkan, harga narkoba yang beredar di Indonesia tergolong sangat mahal, jika dibandingkan di Amerika.

"Disana (Amerika-Red) orang bisa membeli sabu dengan harga USD 40. Sementara disini, dengan berat yang sama, harganya bisa mencapai jutaan," ungkapnya.

Pantauan hariankota.com, kepada anak muda yang hadir dalam talk show, Michael yang didampingi Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Solo, Edison, lantas membagikan tips bagaimana caranya menghindari pergaulan yang menjurus pada jerat narkoba.

"Kehidupan saya di Amerika sangat bebas, sampai saya akhirnya terjebak dalam narkoba. Tiga kali saya masuk penjara sampai akhirnya dideportasi ke Indonesia," ungkapnya.

Michael mengaku titik balik kesembuhannya dari kecanduan narkoba, dan hidup normal adalah, saat ia dideportasi, kemudian menjalani terapi dan mulai berbagi tentang bahaya narkoba.

"Setiap sharing (berbagi pengalaman), saya sampaikan pesan bahwa hidup ini sering tidak seperti yang kita harapkan, jangan pernah mencari pelarian, carilah Tuhan. Hidup ini proses, jangan salah bergaul karena itu menentukan masa depan," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More