Rekomendasi

Muslimat NU Berharap, Pemilu Berlangsung Damai

Minggu, 10 Maret 2019 : 20.13
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) PAC Karanganyar, berharap, agar pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) yang akan berlangsung pada tanggal 14 April 2019 mendatang, berjalan aman, damai dan lancar.

Hal tersebut dikatakan ketua Muslimat NU Kabupaten Karanganyar, Suliyastuti saat pengajian Akbar dalam ranka menyongsong pemilu 2019 yang berlangsung di GOR Raden Mas Said, Minggu (10/03/2019).

Menurut Suliyastuti, pada tanggal 17 April 2019, akan dilaksanakan pemilu 2019. Untuk itu, Suliyastuti menyarankan agar memilih pemimpin yang cerdas, dan bertanggung jawab, serta dapat menjaga keutuhan NKRI.

“Pilihkan pemimpin yang alim, jujur, bijaksana, anti hoak, senantiasa dekat dengan masyarakat, mau memikirkan nasib rakyatnya , tidak korupsi dan pemimpin yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah,” kata Suliyastuti di hadapan ratusan jamaah pengajan Akbar, Minggu (10/03/2019).

Dia berharap, agar dalam pelaksanaan pemilu 2019 ini, dapat berjalan dengan aman, damai dan tidak menimbulkan perpecahan. “Muslimat NU ikut serta menyongsong Pemilu Aman dan Damai serta keikutsertaan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI yang aman dan damai,” tegasnya.

Sementara itu, bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyatakan, Muslimat NU memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keutuhanNKRI. Bupati juga mengingatkan agar dalam pemilu mendatang, seluruh warga Karanganyar, termasuk Muslimat NU, agar menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya.

“Pada tanggal 17 April 2019, akan berlangsung pemilihan umum, dengan harapan bisa memilih dan memilah sesuai dengan hati nurani. Saya berarap pemilu ini berlangsung aman, dan damai, sehingga Indonesia menjadi negara yang penuh berkah,” ujar bupati.

Disisi lain, Kasubag Teknis Humas KPU Karanganyar, Eko Handoko, meminta masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dan memilih sesuai dengan hati nurani apapun partainya siapapun calonnya.

Dijelaskannya, pada tanggal 17 April 2019, warga mempunyai hak pilih untuk 5 surat suara. Masing-masing untuk Pilpres, Calon DPD, Pileg, baik pusat, provinsi dan calon anggota DPRD Kabupaten / Kota.

“Gunakan hak suara sesuai dengan hati nurani, apapun partai dan siapapun calonnya,” tandasnya.

Jurnalis : Iwan Iswanda

Editor : ALI

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More