Rekomendasi

Revolusi Industri 4.0 Manfaatkan Medsos untuk Bisnis

Sabtu, 23 Maret 2019 : 20.40
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Pemerintah terus berupaya untuk memberi layanan terbaik untuk masyarakat. Begitu juga dengan kemudahan jaringan internet di seluruh pelosok negeri.

Diera revolusi industri 4.0 saat ini, digital dan jaringan internet menjadi kebutuhan pokok. Membangun 'tol langit' menjadi salah satu wujud pemenuhan yang tak terelakan.

Kepala Divisi Layanan TI untuk Badan Usaha Baktu (Badan Aksesibilitas Telekomunikaai dan Informasi) Kominfo RI, Yulis Widyo Marfiah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan internet untuk sesuatu hal positif dan bermanfaat.

"Harus kita akui, masyarakat kita belum semua siap memanfaatkan internet untuk hal produktif, untuk hal positif dan bermanfaat," katanya dalam Seminar Merajut Nusantara bertema 'Kesiapan Masyarakat dan Dunia Usaha Menghadapi Revolusi Industri 4.0' di Hotel Tara Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019).

Untuk itu, pihaknya terus berupaya mengajak masyarakat pengguna internet untuk memanfaatkan teknologi dengan baik. Misalnya mengembangan bisnis, usaha, promosi hingga menjalin jaringan ke dunia luar.

Pemerintah melalui Kominfo saat ini juga tengah fokus membangun infrastruktur jaringan internet itu. Ditargetkan hingga tahun 2020 nanti, tidak ada lagi daerah yang tidak ada sinyal.

"Kita targetkan 2022 nanti, seluruh wilayah Indonesia sudah tersambung jaringan internet. Kita juga persiapkan semuanya dalam menghadapu era digital," katanya.

Anggota Komisi I DPR RI Dr. H Sukamta mengatakan anak muda sekarang sudah banyak yang familier dengan internet. Mereka juga terus berupaya dan adaptasi di era revolusi industri 4.0 saat ini.

"Banyak anak muda yang sudah memanfaatkan digital untuk bekerja. Kelihatannya mereka main-main handphone siang malam, tapi sebenarnya menyesuaikan waktu bisnis dengan penduduk Eropa dan Amerika," katanya.

Celakanya, banyak yang tidak mengerti apa yang dikerjakan hanya dalam genggaman tangan. Terlebih, orang tua yang bermadzhab analog. Mereka melihat suatu pekerjaan seperti pada umumnya, pegawai atau kantoran yang ditentukan oleh waktu tertentu.

"Aktifitas jual beli tidak harus punya toko. Barang yang dijual tidak perlu disimpan di gudang, mereka ambil dari produsen misal di China, kemudian dijual lagi dengan selisih harga yang tinggi," katanya.

Jurnalis: Danang Prabowo

Editor: Rahayu

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners