Rekomendasi

Ungkap Kasus Narkoba, Polres Sukoharjo Tangkap Belasan Tersangka

Selasa, 12 Maret 2019 : 22.30
SUKOHARJO - Satuan Reserse Narkoba Polres Sukoharjo mengamankan sebelas tersangka kasus penyalahgunaan narkoba yang kerap meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Mereka yang tertangkap berkat informasi masyarakat ini terdiri pengguna dan penggedar yang didominasi dari wilayah perbatasan antara Kabupaten Sukoharjo dengan Kota Solo yakni, wilayah Kecamatan Grogol dan Kecamatan Kartasura.

"Ini merupakan hasil penangkapan dari bulan Januari hingga Maret 2019. Kami sudah amankan 11 orang tersangka penyalahguna narkotika golongan 1 bukan tanaman, atau sabu," ungkap Kasat Narkoba Polres Sukoharjo, AKP AA Gede Oka mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi kepada hariankota.com saat rilis di Mapolres setempat, Selasa (12/3/2019).

Menurut Oka, dari 11 orang tersebut, sebagian besar merupakan pengguna sekaligus juga menjadi penggedar. Dari tangan para tersangka saat dilakukan penangkapan, dikatakan Oka, pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya sabu dengan berat total sekira 6,25 gram.

Adapun identitas para tersangka adalah ; AY (30) seorang buruh, warga Desa Menuran, Baki, Sukoharjo ; KH (32) pegawai swasta warga Desa Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, TB (42) wiraswasta warga Desa Menuran, Baki, Sukoharjo ; AF (32) wiraswasta, warga Kelurahan Jayengan, Serengan, Solo, WH (66) seorang buruh, warga Desa Kwarasan, Grogol, Sukoharjo, SF (32) wiraswasta, warga Desa Madegondo, Grogol, Sukoharjo.

Selanjutnya, DTH (35) wiraswasta, warga Kelurahan Joyontakan, Serengan, Solo ; CW (27) wiraswasta, warga Desa Laban, Mojolaban, Sukoharjo, RBP (17) pelajar SMP, warga Perum Yarsis Bangsren, Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo,NSU(19) pelajar, warga Kampung Sidodadi, Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo.

"Untuk yang RBP ini meski usianya masih 17 tahun namun dia bisa dikatakan sudah menjadi pecandu. Dia sebenarnya baru satu bulan lalu bebas dari jerat kasus yang sama dengan lokasi penangkapan di Kota Solo," kata Oka.

Dari keterangan yang digali petugas dari para tersangka, menurut Oka didapat pengakuan bahwa sabu rata - rata dipasok sebagian dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Klaten dan Sragen.

"Sejauh ini telah kami dalami dan hasilnya, rupanya para pengedarnya menggunakan nama atau identitas yang disamarkan. Rata - rata mereka yang tertangkap ini melakukan transaksi langsung ketemuan antara penjual dan pembeli, atau istilahnya 'adu banteng', ujar Oka.

Atas tertangkapnya para pelaku penyalahguna narkoba ini oleh penyidik, 10 tersangka dikenai pasal 114 (1) jo pasal 112 (1) jo 127 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara 5 Tahun sampai 20 Tahun dengan denda Rp1 miliar sampai Rp10 miliar.

"Sedang untuk 1 tersangka lainnya yakni AR (28) wiraswasta, warga Keputren, Kartasura, Sukoharjo kami jerat pasal 112 (1) jo 127 (1) karena saat dilakukan penangkapan dia memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman untuk dijual kembali. Dia ini pengguna," tandasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Bagikan :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners