Rekomendasi

DKK Karanganyar Terjunkan Tim Kesehatan, Tekanan Darah Petugas PPK Tidak Ada yang Normal

Selasa, 23 April 2019 : 18.43
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) melalui Puskesmas Jaten, melakukan pemeriksaan terhadap seluruh petugas yang melakukan rekapitulasi penghitungan surat suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Selasa (23/04/2019).

Pengecekan kesehatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika ada petugas yang mengalami kelelahan.

Ketilka dihubungi melalui telepon selularnya, sekretaris DKK Karanganyar, Fatchul Munir, kepada hariankota.com serta awak media lain, mengatakan, pengecekan terhadap para petugas yang saat ini melakukan rekapitulasi penghitunhan surat suara di tingkat PPK, merupakan instruksi bupati, meskipun tidak ada permintaan resmni dari penyelenggara pemilihan umum (Pemilu).

“Berdasarkan instruksi bupati, walaupun tidak ada permintaan resmi dari penylenggara Pemilu, DKK tetap menerjunkan tim kesehatan untuk melakukan pemantauan dan pengecekan kesehatan. Para petugas ini kan bertugas sampai berhari-hari.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, seluruh Puskesmas untuk melakukan pemanatauan dan pengecekan kondisi kesehatan di lapanagn,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan hariankota.com di PPK Kecamatan jaten, sejumlah petugas mengaku terkejut saat dilakukan pengecekan kesehatan.

Sukardi, ketua Panwascam Jaten, terkejut ketika mengetahi tensi darahnya naik. Saat dilakukan pemeriksaan tekanan darah, tensi darah Sukardi berada di angka 134/90.

“Biasanya tidak tinggi. Biasanya 120/80,” katanya. Menurutnya, sejak hari Minggu (19/04/2019) hingga hari Selasa (22/04/2019), melakukan pengawasan dari pagi hingga malam hari.

“Meski melelahkan, saya bersama teman-teman lain, tetap melaksanakan tugas sebaik mungkin. Tanggungjawabnya cukup berat. Untuk menjaga agar badan tetap bugar, saya minum vitamin,” akunya.

Hal yang sama dikatakan Komisioner Bawaslu Karanganyar, Sudarsono. Tekanan darahnya juga meningkat sejak perhelatan pemilihan umum (pemilu) serentak tahun 2019 ini.

Sudarsono yang ditemu awak media saat melakukan pemanatauan di PPK Jaten, mengaku terkejut dengan tekanan darahnya yang berada di angka 143/94. Sudarsono menduga, kelehan dan kuran istirhat, menjadi salah satu penyebab tekanan darhnya menjadi naik.

“Waduh, tinggi ya. Padahal hari biasa sebelum pemilu digekar tidak setinggi itu. Rata-rata, dalam sehari hanya tidur lima jam karena harus menuntaskan seleuruh proses tahapan pemilu,” ujarnya.

Ketua PPK Jaten Sumaryanto Dwi Atmono mengatakan, seluruh personel yang terlibat dalam rekapitulasi penghitungan suara, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, tidak aad satupun tekanan darahnya yang normal.

"Seluruh personil yang melakukan rekapitulasi, sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Hasilnya, tekanan darahanya tidak ada yang normal. Hal ini disebabkan karena tingginya aktifitas dan kurang istirahat.

Kami melaksanakan tugas sejak logistik didistribusikan ke kecamatan, sampai suplai ke seluruh TPS, berlanjut sampai rekapitulasi penghitungan suara di PPK," tandasnya.

Meski demikan, lanjutnya, seluruh beban tanggungjawab, dapat dilaksanakan dengan baik.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More