Rekomendasi

Jaga Kondisi Keamanan Pasca Pemilu, Bupati Larang Pemasangan Atribut Apapun

Selasa, 30 April 2019 : 18.01
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak masang atribut apapun terkait dengan hasil pemilihan umum, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden.

Pasalnya menurut bupati, proses rekapitulasi hasil perolehan suara masih berlangsung di tingkat kabupaten yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal tersebut dikatakan bupati usai menyaksikan rekapitulasi penghtiungam perolehan suara KPU yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Karanganyar, Selasa, (30/04/2019).

Menurut bupati, larangan tersebut, agar situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif paska digelarnya pesta demokrasi di Karanganyar.

"Kalaupun ada pemasangan spanduk, poster dan baliho, maka narasinya adalah pelaksanaan pemilihan umum berjalan lancar, tanpa ada embel-embel lain. Hindari juga ucapan selamat, baik terhadap pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif. Karena secara resmi belum diumumkan oleh KPU. Hal ini untuk menjaga agar kondusifitas keamanan tetap terjaga," kata bupati.

Bupati mengungkapkan, disejumalah titik masih ditemukan pemasangan spanduk dan baliho yang cenderung provokatif.

Hanya saja, bupati tidak menyebut isi spanduk yang bernada provokatif tersebut. Disisi lain, bupati juga meminta agar mengeliminir rumor yang tidak berdasar kondisi objektif di lapangan. Ditegaskan seluruh masyarakat ikut mengawasi jalannya proses penghitungan.

"Yakini bahwa semua berjalan baik. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, baik penggelembungan suar maupun peralihan suara.Jika ditemukan bukti, itu nanti ada mekanismenya paska KPU mengumumkan secara resmi, dengan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," tandas bupati.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More