Rekomendasi

Kelelahan Fisik, Biang Keladi Petugas KPPS Salah Input Data Pemilu

Sabtu, 20 April 2019 : 19.12
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Protes dan koreksi data hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 yang dihimpun dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) mewarnai rapat pleno rekapiltulasi penghitungan perolehan suara yang digelar serentak oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di sejumlah wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Kelelahan fisik diduga menjadi penyebab petugas KPPS di beberapa TPS melakukan kesalahan dalam menginput data hasil pencoblosan yang ujungnya harus dilakukan penghitungan ulang serta perbaikan administrasi dengan mengecek kembali dari awal.

Menanggapi persoalan tersebut, Suci Handayani, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo Divisi Sosiisasi mengatakan, kesalahan input data murni faktor manusiawi mengingat petugas KPPS pada hari pencoblosan, Rabu (17/4/2019) kemarin, bekerja nonstop dari pagi hingga malam, bahkan ada yang baru selesai subuh dinihari.

"Kami mendapat laporan hampir di semua PPK ada kesalahan input data. Itu murni kesalahan karena human error. Manusiawi kalau salah karena faktor kelelahan," kata Suci saat ditemui hariankota.com ditengah rapat pleno PPK di Pendopo Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Sabtu (20/4/2019).

Kesalahan input data tersebut, oleh KPU kemudian dilakukan koreksi setelah ada titik temu dengan semua saksi parpol dan saksi capres - cawapres yang hadir.

Selain itu, agar proses rekapitulasi di tingkat PPK bisa selesai tepat waktu, maka proses perhitungan hasil suara yang dihimpun dari TPS – TPS, oleh KPU dilakukan dengan cara menggunakan 3 meja panel hitungan.

Sementara, Muladi Wibowo Komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Data Hukum dan Informasi yang mengawasi jalannya Pleno PPK menyebutkan, sejumlah kesalahan selama proses rekapitulasi data di tingkat PPK diantaranya, kesalahan penulisan angka, keliru memasukan data dan angka, lupa menulis data, hingga penyampaian form yang bukan form asli.

"Seperti tadi, saat rekapitulasi hasil surat suara di sini (PPK Gatak-Red), ada temuan salah input data di kertas plano TPS 2 Desa Kagokan, dimana jumlah suara sah dan suara tidak sah penulisan terbalik," ungkap Muladi.

Menurutnya, kemungkinan kejadian salah input data seperti ini karena petugas KPPS kurang teliti.

"Memang selama tidak merubah perolehan suara bisa diselesaikan perbaikan administrasi. Tapi bila berdampak pada pergeseran suara harus dilakukan pengecekan atau penghitungan ulang," kata Muladi.

Sebelumnya di PPK Polokarto, juga terjadi kasus salah input data yang harus diselesaikan dengan penghitungan suara ulang.

"Kami berharap proses rekapitulasi di tingkat PPK ini, dilakukan secara teliti. Jangan sampa nanti di pleno kabupaten baru ditemukan kesalahan hingga proses pembenahan lebih lama," pungkasnya.

Jurnalis : Sapto

Editor : Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More