Rekomendasi

Ketua KPPS Coba Bunuh Diri Usai Proses Perhitungan Surat Suara

Sabtu, 20 April 2019 : 22.06
Published by Hariankota
IkusIlust
KOTA MALANG - Kejadian memilukan terjadi pasca pemungutan suara kepada Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) TPS 7 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, yang nekat mencoba bunuh diri lantaran diduga terdapat permasalahan pada hasil perhitungan surat suara.

Sang Ketua KPPS bernama Subali (42), pegawai di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Malang, setelah melakukan penghitungan suara, diduga terdapat kelebihan surat suara antara 2 hingga 4 suara untuk DPD dan DPRD Kota Malang.

Diduga akibat mengalami depresi lantaran selisih suara yang tak kunjung ketemu, Subali nekat mengambil golok di atas lemari kamar korban. Kemudian korban langsung menusukkan golok ke perutnya dengan tangannya sendiri sebanyak 2 kali pada Sabtu (20/4/2019).

Beruntung aksi nekatnya diketahui oleh Agus Harianto (40) warga Jalan Lesanpuro II RT 8 RW 1 tetangga korban yang mendengarkan teriakan sang istri yang bernama Talwia (40)

"Korban mengalami luka tusuk di perut kanan ukuran 4 x 2.5 cm dan perut kiri ukuran 3 x 4 cm. Tapi masih kita rawat dengan selamat," ujar dr. Fredy, dokter yang merawat korban saat dimintai keterangan.

Menurutnya saat ini korban sedang berada dalam keadaan stabil meski kehilangan darah begitu banyak, akibat tusukan 2 kali di perutnya dan harus menjalani perawatan di UGD RS Panti Nirmala, Malang.

Sementara Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Widodo masih menyelidiki dugaan percobaan bunuh diri ini apakah terkait dengan proses perhitungan suara pada Pemilu 2019, lantaran dari proses perhitungan tak ditemukan apapun.

"Pada pemilu kemarin, korban mendapat mandat sebagai Ketua KPPS 07. Semua proses dari pencoblosan sampai penghitungan sudah dilakukan oleh korban, tidak ada masalah sebenarnya. Kami masih dalami peristiwa ini," jelasnya.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More