Rekomendasi

Optimis Menang Real Count, Relawan Prabowo - Sandi di Kota Solo Gelar Tasyakuran

Jumat, 26 April 2019 : 02.00
Published by Hariankota
SOLO - Seribuan lebih massa menghadiri tasyakuran atas kemenangan Capres - Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pilpres 17 April lalu berdasarkan klaim real count data c1 tim internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi.

Acara yang berlangsung di gedung pertemuan Ar- Rahman, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo, pada Kamis (25/4/2019) malam ini, juga dihadiri ulama dan tokoh masyarakat Soloraya pendukung Prabowo - Sandi diantaranya, Ustad Muinnudinnillah Basri (Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta), Mudrick M Sangidoe (tokoh senior PPP sekaligus pendiri LBH Mega Bintang), Muhammad Taufiq (Ketua TARC Soloraya) serta Agus Sahid (Ketua pengurus harian BPN Prabowo-Sandi Soloraya).

"Insya Allah Prabowo - Sandi menang berdasarkan hitungan real count data c1 oleh Tim IT alumni dari ITB. Jadi, ini bukan acara prematur mendahului pengumuman resmi KPU, tapi, ini adalah wujud syukur atas hasil suara yang diperoleh Prabowo – Sandi khususnya di Soloraya dan seluruh Indonesia pada umumnya," kata Agus Sahid kepada hariankota.com disela acara.

Ditegaskan Agus, acara tasyakuran kemenangan digelar murni inisiatif para relawan dan pendukung yang ada di Solo dan sekitarnya. Tidak ada sama sekali campur tangan BPN Prabowo - Sandi maupun parpol didalamnya.

"Sikap resmi BPN yang ada di Solo tetap menunggu dari pusat (Jakarta-Red). Jadi, ini teman - teman relawan yang menyelenggarakan. Lha nanti, rencananya kami (BPN-Red) Insya Allah juga akan menyelenggarakan. Tapi masih nunggu Pak Joko Santosa (Ketua Umum BPN Prabowo- Sandi) dulu,” ujar Agus yang bakal memotong 1 ekor sapi.

Sementara, Ustad Muinnudinnillah kepada massa yang hadir menyampaikan, gelar tasyakuran kemenangan menjadi momen penting, mengingat saat ini ada penggiringan opini melalui berbagai media bahwa Prabowo - Sandi akan kalah dalam real count KPU.

"Jadi jangan langsung percaya. Itu data yang diambil KPU kelihatan sekali, lebih banyak dari lumbung suaranya paslon 01 yang diinput. Makanya c1 harus kita cermati betul, jangan sampai lengah agar tak dicurangi," ujarnya.

Sembari menunggu pengumuman resmi KPU, para relawan dan pendukung Prabowo - Sandi diminta mengabaikan pemberitaan hasil quick count yang sering ditayangkan sejumlah stasiun televisi, lantaran dinilai memutar balikkan hasil yang sebenarnya.

"Sampaikan berita kemenangan Prabowo - Sandi ini terus menerus ke masyarakat. Bila perlu pasang pada papan pengumuman yang ada di kelurahan - kelurahan," pungkasnya yang langsung disambut pekik takbir massa.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More