Rekomendasi

Ormas Jangan Dijadikan Tameng Melegitimasi Kebijakan

Rabu, 03 April 2019 : 10.23
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Koordinator Masyarakat Handarbeni Karanganyar (Mahaka), Kiswadi Agus menegaskan, pemerintah jangan menjadikan organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) sebagai tameng untuk melegitimasi sebuah kebijakan.

Jika hal itu dilakukan, maka kebijakan yang dikeluarkan tersebut, akan cenderung merugikan masyarakat. Hal tersebuut dikatakan Kiswadi Agus, usai mengikuti pembinaan organisasi masyarakat yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Karanganyar.

“Kita hanya berharap, jangan organisasi masyarakat atau LSM dijadikan alat untuk melegitimasi sebuah kebijakan. Organisasi masyarakat tersebut, hanya sebagian kecil dari masyarakat. Jika ingin membuat kebijakan, maka keluarkanlah kebijakan yang menguntungkan seluruh masyarakat dan bukan untuk kepentingan tertentu,” tegasnya.

Kiswadi Agus juga menilai, selama ini, organisasi kemasyarakatan dan LSM di Karanganyar, selalu diam jika terjadi persoalan di Karanganyar. Padahal menurut Agus, LSM dan organsasi masyarakat ini, selalu mengatasnamakan rakyat.

“Kita juga berharap organisasi masyarakkat tetap kritis atas berbagai kebijakan pemerintah. Jangan diam dan jangan mau dibungkam,” tandasnya.

Sementara itu, bupati Karanganyar, Juliyatmono, organisasi masyarakat, merupakan salah satu mitra pemerintah dalam membangun sebuah daerah agar lebih baik. Untuk itu, menurut bupati, kepada seluruh organisasi masyarakat (Ormas), harus bersikap kritis terhadap berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Peran organisasi kemasyarakatan dan LSM sangat diperlukan. Silahkan kritisi kebijakan pemerintah dan berikan solusi terbaik. Kita terbuka terhadap berbagai kritik dan masukan yang bersifat membangun. Kritisi kebijakannya, jangan pribadinya,” ujar bupati.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More