Rekomendasi

Panyaluran Dana Desa Tahap Pertama Tahun 2019, Bupati Karanganyar Ingatkan Kades Soal Pengelolaan Dana Desa

Senin, 08 April 2019 : 20.16
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Bupati Karanganyar meminta kepada para kepala desa, segera menindaklanjuti jika Inspektorat menemukan ada indikasi penyalahgunaan dana desa (DD) serta alokasi dana desa (ADD).

Menurut bupati aparat penegak hukum, tidak akan menindaklanjuti temuan apapun, sebelum diselesaikan oleh aparat pengawasan intern pemerintah (APIP), dalam hal ini Inspektorat.

Hal tersebut dikatakan bupati, usai menyerahkan secara simbolik DD dan ADD tahap pertama tahun 2019, Senin (08/04/2019). Jika diingatkan oleh APIP, tegas bupati, segera ditindaklanjuti.

“Kalau memang ada kesalahan, segera diperbaiki. Aparat penegak hukum tidak akan mengambil tindakan sebelum diselesaikan oleh APIP terlebih dahulu. Tentu saja dengan batasan waktu,” kata bupati.

Dalam penggunaan DD dan ADD ini, bupati juga mengingatkan, agar para kepala desa hati-hati, sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum. “Saya minta agar hati-hati dan cermat. Anggaran ini dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (Bapermades) Utomo Sidi, mengatakan, total DD yang dicairkan tahap pertama ini, sebera Rp32 miliar atau 20% dari total DD sebesar Rp160 miliar.

Rencananya, jelas Utomo Sidi, DD tahap kedua sebesar 40% atau Rp60 miliar akan dicairkan pada bulan Juni 2019 mendatang. Sedangkan untuk ADD tahun 2019, sebesar Rp103,8 miliar, telah disalurkan melelui rekening desa.

Pada bulan Januari 2019, telah disalurkan ke 139 desa senilai Rp5,9 miliar. Pada bulan Februari 2019 sebanyak 139 desa juga senilai Rp5,9 miliar dan bulan Maret 2019, sebanyak 13 desa sebesar Rp533,9 juta.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More