Rekomendasi

Parade Jumpitan, Kampanye Unik Caleg PKS Kota Yogya

Sabtu, 13 April 2019 : 23.45
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Nama Hery Nur Widodo sudah tak asing lagi bagi warga masyarakat di Kampung Tahunan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Ia merupakan sosok yang berhasil memberdayakan masyarakat setempat dengan kain batik Jumputan.

Tujuh tahun lalu, Hery merintis usaha bersama dengan melatih ibu-ibu warga sekitar membuat kain batik jumputan. Tak hanya proses produksi yang cukup melelahkan, tapi juga pemasaran kain batik tersebut.

"Kita ajari dari yang tadinya tidak tau sama sekali menjadi bisa. Permodalan sampai pemasaran juga," katanya pada wartawan, Sabtu (13/4/2019). Proses panjang bergelut dalam batik jumputan membuahkan hasil.

Tak hanya warga sekampung yang produksi kain batik, bahkan meluas hingga tingkat Kelurahan. "Tak hanya ibu-ibu saja yang produksi, tapi bapak-bapak banyak yang membantu istrinya dalam memproduksi batik jumputan," kata Hery yang maju Caleg DPRD Kota Yogya dari PKS ini.

Hery mengaku ada beberapa kelurahan lain di Kota Yogya juga berguru pada konsep pemberdayan membuat kain jumputan ini. Sebab, hasil dari penjualan kain batik ini bisa menopang ekonomi keluarga.

"Parade ini baru pertama digelar. Kita ingin lebih kenalkan batik jumputan pada masyarakat umum," katanya. Parade yang diikuti ratusan ibu-ibu warga setempat ini cukup meriah. Mereka berkeliling kampung dengan berbagai kelompok masing-masing sambil 'berkampanye'.

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta juga hadir menyapa warga dalam mengikuti parade. Politis PKS yang kembali nyaleg ini sangat mengapresiasi kegiatan ini.

"Konsep pemberdayan di kampung ini sangat riel. Pangsa pasar juga sudah terbentuk dengan icon kampung Tahunan merupakan produksi batik jumputan," katanya.

Usaha batik ini selain menjadi mata pencaharian baru bagi masyarakat, juga ramah lingkungan. Limbah yang dihasilkan tidak berbahaya karena sudah diolah dengan baik dan menggunakan bahan-bahan alami.

"Usaha batik jumputan ini menjadi model pemberdayaan yang sangat bagus, usaha yang dimulai dari nol kemudian berkembang menjadi besar sehingga Kampung Tahunan menjadi destinasi wisata kain jumputan," katanya.

Sukamta berharap, pemerintah Kota Yogya lebih memperhatikan potensi yang di miliki masyarakat. Seperti memberi pelatihan yang lebih komperhensif pada pelaku usaha agar lebih melesat berkembang.

Jurnalis: Danang Prabowo

Editor: Santi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More