Rekomendasi

Pelaksanaan Ujian Nasional, Tanpa Cadangan Listrik

Senin, 22 April 2019 : 21.36
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan Madrasah Tnsanwiyah (MTsn) yang digelar mulai tanggal 22 April 2019, hanya mengandalkan pasokan listrik dari PLN.

Sekolah pelaksana UN, tidak menyiapkan cadangan pasokan listrik dari genset. Hgal ini lebih disebabkan karena larangan penggunaan Biaya Oprasional Sekolah (BOS) untuk keperluan diluar biaya pendidikan.

“Kita hanya mengandalkan pasokan listrik dari PLN dan tidak ada cadangan pasokan listrik yang berasal dari genset ntuk mengantisipasi jika terjadi pemadaman listrik.Karena memang tidak dianggarkan sejak awal tahun,’’ kata Haryanta Kepala SMP 1 Karanganyar, Senin (22/04/2019).

Menurutnya, sekolah mengadakan perjanjian kerja dengan PLN untuk tidak mematikan listrik selama sekolah menggelar pelksanaan UN.

“Karena tidak ada pasokan listrik cadangan, kita meminta kepada PLN untuk tidak melakukan pemadaman selama UN berlangsung,” jelasnya. Sementara itu, pelaksanaan UN hari pertama di Karanganyar, diikuti sebanyak 12.587 pelajar tingkat SMP/MTs dari 102 sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Agus Haryanto mengatakan, sebanyak 69 sekolah menyelenggarakan UNBK secara mandiri, sedangkan 33 sekolah menumpang ke SMA/SMK terdekat.

Menurut Agus, hari pertama pelaksanaa UN, Bahasa Indonesia, Selasa Mapel Matematika, Rabu Mapel Bahasa Inggris, dan Kamis Mapel IPA. “Hari pertama pelaksaan UN berjalan lancar. Kita juga meminta PLN tidak melakukan pmadaman saat UN berlangsung,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP N 4 Jatiyoso, Nardi mengatakan, pelaksanaan UNBK hari pertama berjalan lancar. Ia mengungkapkan, sudah 2 kali SMP N 4 Jatiyoso melaksanakn UNBK secara mandiri.

"Alhamdulillah hari pertama berjalan lancar, semua siswa masuk. Jumlah pelajar yang mengikuti UNBK sejumlah 77 peserta. Dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama 26 peserta, sesi kedua 26 peserta dan sesi ketiga 25 peserta," katanya saat ditemui di sekolah, Senin (22/4/2019).

Lusiana Indriyani (14) salah satu peserta UN, mengungkapkan, ujian bahasa indonesia pada sesi pertama, tidak ada kendala saat mengerjakan soal. “Alhamdulillah, semua lancar. Tidak ada kendala. Jaringan internet juga lancar,” ujarnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More