Rekomendasi

Pendukung Prabowo - Sandi Ingatkan Komitmen Polri Jaga Netralitas Pemilu

Selasa, 02 April 2019 : 21.07
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Telegram Kapolri yang ditujukan kepada jajarannya di seluruh Indonesia agar menjaga sikap netral, mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Tak kurang tokoh pendiri Lambaga Bantuan Hukum (LBH) Mega Bintang Solo, Moedrick M Sangidoe yang juga pendukung Prabowo - Sandi, Capres - Cawapres nomor urut 02 menyampaikan hal yang sama.

"Yang terpenting dari telegram itu, seluruh jajaran Polri harus mentaati, kalau sampai ada yang tidak netral berarti pelangaran disiplin begitu aja," kata Moedrick saat hadir dalam kampanye akbar yang diselenggarakan relawan Prabowo - Sandi Sukoharjo Adil Makmur di halaman kantor DPC Gerindra Sukoharjo, Selasa (2/4/2019) sore.

Pantauan hariankota.com, dihadapan seribuan massa peserta kampanye, Moedrick menyampaikan, jangan sampai telegram Kapolri itu hanya sekedar formalitas surat tanpa ada tindak lanjut dalam pelaksanaannya dilapangan oleh jajaran dibawahnya.

"Jika Polisi sampai tidak netral, maka jangan salahkan rakyat kalau mereka tidak percaya sama Polisi. Polisi harus adil, jika tidak bisa, berarti Kapolri hanya omdo (omong doang)," ucap Moedrick.

Disisi lain, Moedrick juga berharap kepada Panglima TNI agar memiliki sikap yang sama agar suhu panas kontestasi pemilu menjelang pencoblosan 17 April mendatang menjadi sejuk. Rakyat ingin melihat sikap TNI melalui statemen Panglima menjelang Pemilu ini seperti apa.

"Sekarang yang jadi persoalan, Panglima TNI kok diem saja. Harusnya sudah bikin statemen seperti (Kapolri dengan telegramnya) itu. Jadi, kalau nanti Pemilu terlaksana penuh kecurangan, maka jangan harap dipercaya rakyat," tandasnya.

Sementara, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi wilayah Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo yang juga hadir dalam kampanye akbar menambahkan, dengan makin solidnya koalisi partai pengusung dan pendukung ditambah kekuatan relawan, ia optimis akan meraih hasil positif untuk Prabowo - Sandi di Kota Makmur.

"Harus kami akui, kekuatan relawan ini sangat luar biasa. Mereka ini secara mandiri rela iuran untuk mendanai kegiatan - kegiatan seperti ini (kampanye-Red). Banyak kegiatan - kegiatan spontan relawan yang kami sendiri dalam BPN sebagai perekat partai koalisi dan relawan, kewalahan mengikuti semangatnya," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More