Rekomendasi

Pose Satu Jari, Bawaslu Klarifikasi Bupati Sragen

Jumat, 12 April 2019 : 01.00
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sragen, memanggil bupati setempat, Kusdinar Yuni Untung Sukowati, Kamis (11/04/2019).

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen tersebut, dipanggil untuk dilakukan klarifikasi oleh Bawaslu, mengenai foto satu jari pada saat pegelaran wayang kulityang dilaksanakan oleh Bawaslu pada tanggal 30 Maret 2019 lalu.

Informasi yang dihimpun hariankota.com, Yuni memenuhi panggilan dan tiba di kantor Bawaslu sekitar pukul 08.00 Wib. Selama satu jam, Yuni harus menjawab sejumlah pertanyaan dari komisioner Bawaslu.

“Betul bahwa bupati Sragen kita minta klarifikasi tentang berbagai hal saat digelarnya wayangan oleh Bawaslu beberapa waktu lalu. Kita juga minta penjelasan mengenai foto satu jarisaat acara foto bersama.

Atas pertanyaan tersebut, bupati menjawab bahwa foto satu jari tersebut merupakan gaya resmi,” kata Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budi Prasetya, Kamis (11/4/2019).

Pertanyaan selanjutnya, jelas Dwi, Yang kedua, fotografer meminta untuk melakukan gaya bebas saat sesi pengambilan foto.

Kebanyakan memang mengepal dan bupati juga sempat mengepal. Namun kemudian mengakui sempat mengacungkan jarinya sebagai tanda bahwa yang bersangkutan adalah orang nomor satu di Sragen.

Terpisah, Bupati Sragen, ketika dikonfirmasuii awak media, membenarkan, permintaan klarifikasi yang dilakukan oleh Bawaslu. Menegenai pose satu jari tersebut, menurut Yuni, bahwa pada saat pose pertama gayanya memang ngapurancang alias gaya resmi.

"Saat pengambilan foto kedua, saya reflek begini (sambil menunjukkan satu jari, red). aat take yang kedua, fotografer minta semua gaya bebas. Reflek saya begini (acungkan satu jari). Itu artinya, saya orang nomor satu di Sragen, ya refleknya begini (mengacungkan satu jari). Kenapa harus dipertanyakan," ujarnya.

Yuni juga mengaku tidak berniat dan tidak ada unsur kesengajaan untuk foto yang berhubungan dengan pemilihan umum, apalagi melakukan kampanye.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More